Batam – Maxim memberikan penghargaan kepada mitra pengemudinya, Ferieli Zalukhu, yang berhasil menyelamatkan seorang penumpang dari dugaan upaya bunuh diri di kawasan Jembatan Barelang.

Penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk potongan komisi aplikasi sebesar 0 persen, jaket eksklusif, serta piagam sebagai bentuk apresiasi atas aksi kemanusiaan yang dilakukan Ferieli.

Peristiwa bermula saat Ferieli (26) menerima pesanan dari Kantor Camat Bengkong dengan tujuan Jembatan 1 Barelang. Saat penjemputan, penumpang yang merupakan seorang wanita menyampaikan bahwa dirinya hendak bertemu teman di lokasi tersebut.

Namun di tengah perjalanan, Ferieli mendengar percakapan penumpang melalui sambungan telepon yang mengindikasikan keinginan untuk pergi dan tidak kembali, serta meminta agar tidak dicari. Meski sempat menanyakan kondisi penumpang, wanita tersebut menepis adanya masalah.

Kecurigaan Ferieli semakin kuat ketika mendekati lokasi tujuan. Melalui kaca spion, ia melihat penumpang menangis dengan raut wajah putus asa. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Ferieli segera mengambil inisiatif dengan mengarahkan kendaraan menuju pos polisi di kawasan Jembatan Barelang.

Sesampainya di lokasi, penumpang sempat berusaha melarikan diri dan tetap ingin menuju jembatan. Namun, dengan bantuan petugas kepolisian, Ferieli berhasil mengejar dan membujuk penumpang hingga akhirnya dapat diamankan dan dibawa ke pos polisi untuk ditenangkan.

Setelah kondisinya membaik, penumpang tersebut mengaku tengah mengalami masalah asmara yang membuatnya sempat berpikir untuk mengakhiri hidup. Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga, yang selanjutnya datang untuk menjemput.

Head of Subdivision Maxim Batam, Franstito Patria, menyampaikan apresiasi atas tindakan Ferieli.

“Kami mengapresiasi tindakan Ferieli atas dedikasinya dalam membantu sesama dalam situasi tersebut. Aksinya mencerminkan nilai kemanusiaan yang layak menjadi teladan. Kami meyakini bahwa setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan memberikan dampak positif,” ujarnya.

Sementara itu, Ferieli mengaku bahwa tindakannya dilakukan atas dasar kepedulian terhadap sesama.

“Saya hanya ingin memastikan penumpang saya dalam keadaan aman. Saya merasa harus membantu ketika melihat kondisinya, karena setiap masalah pasti ada jalan keluarnya,” ungkapnya.

Saat ini, penumpang wanita tersebut dilaporkan telah berada dalam kondisi aman dan telah dijemput oleh pihak keluarga setelah mendapatkan penanganan dari petugas.