PALI – Puluhan warga Simpang Raja, Kabupaten PALI, melakukan aksi penyetopan terhadap truk angkutan batu bara yang melintas di jalan umum, tepatnya di kawasan Simpang 4 Simpang Raja, pada malam hari.
Aksi tersebut merupakan bentuk protes warga terhadap aktivitas kendaraan pengangkut batu bara yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Saparudin, salah satu warga Simpang Raja, saat diwawancarai awak media, menyampaikan bahwa masyarakat mempertanyakan izin operasional truk batu bara yang melintas di jalan umum tersebut.
“Kami meminta kepada pihak PT BSEE, siapa yang memberikan izin angkutan batu bara melintas di jalan umum Simpang 4 Simpang Raja. Itu yang kami pertanyakan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya pihak perusahaan telah berjanji kepada warga terkait komitmen dan kontribusi sebelum aktivitas angkutan dilakukan. Namun, menurutnya, dalam beberapa hari terakhir janji tersebut tidak ditepati.
“Awalnya ada komitmen dari PT BSEE kepada warga sebelum lima hari lalu. Tapi pada hari keenam ini tidak ada lagi komitmen dari pimpinan. Artinya mereka tidak menepati janji,” tegasnya.
Warga berharap pihak perusahaan segera menemui masyarakat untuk berdialog secara langsung serta memenuhi komitmen yang telah disepakati sebelumnya.
“Kami meminta pimpinan PT BSEE untuk datang dan bertatap muka dengan warga, serta memberikan kontribusi sebagaimana mestinya,” tambahnya.
(Rado, L)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.