PEKANBARU – Kodam XIX/Tuanku Tambusai terus mematangkan persiapan menghadapi Latihan Operasi (Lat Ops) Terintegrasi TNI serta penugasan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Yonif 132/Bima Sakti. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Paparan Kesiapan yang dipimpin langsung Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, di Ruang Yudha Lantai II Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Selasa (28/7/2026).

Rapat yang turut didampingi Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., menjadi forum evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan personel, materiil, dukungan logistik, administrasi, hingga skenario pelaksanaan latihan operasi secara terintegrasi. Selain itu, kesiapan Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 132/Bima Sakti juga menjadi fokus pembahasan sebelum diberangkatkan ke daerah penugasan.

Dalam arahannya, Pangdam menegaskan bahwa setiap tahapan persiapan harus dilaksanakan secara maksimal tanpa menyisakan kekurangan.

“Laksanakan pengecekan secara menyeluruh terhadap kesiapan personel maupun materiil. Pastikan seluruh unsur benar-benar siap sehingga pelaksanaan latihan dan penugasan dapat berjalan optimal, aman, dan sesuai prosedur,” tegas Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo.

Sementara itu, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan mengingatkan pentingnya koordinasi lintas staf guna memastikan seluruh kendala dapat segera diselesaikan.

“Koordinasi antarstaf harus berjalan efektif, setiap tahapan persiapan diawasi dengan baik, dan seluruh kekurangan segera ditindaklanjuti agar tidak menghambat pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Paparan tersebut dihadiri Danrem 031/Wira Bima, para Asisten Kasdam, Kabalakdam, serta para Komandan Satuan jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Sementara jajaran Korem 033/Wira Pratama mengikuti kegiatan melalui video conference sehingga arahan pimpinan dapat diterima secara serentak oleh seluruh satuan.

Melalui rapat strategis ini, Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya untuk memastikan kesiapan operasi yang profesional, terukur, dan adaptif demi mendukung keberhasilan Lat Ops Terintegrasi TNI serta pelaksanaan tugas Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 132/Bima Sakti di wilayah perbatasan. (Pendam XIX/Tuanku Tambusai)