BINTAN UTARA, TITAHNEWS — Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Bintan Utara. Aliansi Gerakan Masyarakat Bintan Bagian Utara menggelar kerja bakti membersihkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Taman Sari, Kecamatan Bintan Utara, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut diawali dengan doa bersama untuk para pendahulu yang dipimpin Ustadz Kusmayadi. Puluhan anggota Aliansi turut ambil bagian bersama Ketua RW 03 Bintan Utara, Kabid Perkim Kabupaten Bintan, Ketua TPU, serta sejumlah warga.
Dengan menggunakan mesin pemotong rumput, sabit, parang, dan kantong sampah, para peserta bergotong royong membersihkan rumput liar, mengumpulkan sampah, serta merapikan kawasan pemakaman. Setelah dibersihkan, kondisi TPU terlihat lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat yang datang untuk berziarah.
Bentuk Kepedulian kepada Para Pendahulu
Wakil Ketua Aliansi Gerakan Masyarakat Bintan Bagian Utara, M. Razali Lubis, yang mewakili Ketua Aliansi Syamsuddin AT, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus penghormatan kepada para pendahulu yang telah dimakamkan di lokasi tersebut.
“Bagi kami, menjaga kebersihan TPU bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga bagian dari bakti dan penghormatan kepada para pendahulu. Kami ingin masyarakat yang datang berziarah merasa lebih nyaman,” ujar Razali di sela kegiatan.
Menurutnya, kondisi TPU sebelumnya cukup banyak ditumbuhi rumput sehingga mengganggu kenyamanan warga saat berziarah. Dalam pelaksanaan kerja bakti tersebut, sebagian kebutuhan konsumsi peserta juga mendapat dukungan dari PT Nindya Karya.
Dorong Semenisasi Akses TPU
Selain melakukan pembersihan, Aliansi Gerakan Masyarakat Bintan Bagian Utara juga menyampaikan rencana untuk meningkatkan fasilitas di sekitar TPU. Salah satu yang menjadi perhatian adalah akses jalan menuju area pemakaman yang belum seluruhnya disemenisasi.
“Insyaallah, jalan yang belum disemenisasi ini akan kami upayakan untuk dikerjakan. Kalau tidak salah ukurannya sekitar 5 x 35 meter,” kata Razali.
Ia berharap perbaikan akses tersebut dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama ketika musim hujan maupun saat banyak warga melakukan ziarah kubur.
Mendapat Apresiasi Warga
Aksi sosial tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan tokoh setempat. Peralatan yang digunakan dalam kegiatan kerja bakti juga dipersiapkan secara swadaya oleh anggota Aliansi.
Salah seorang warga mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan Aliansi dalam menjaga kebersihan TPU.
“Alhamdulillah, ada yang peduli. Sekarang TPU terlihat lebih rapi dan enak dipandang. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin,” ujarnya.
Razali menegaskan, kegiatan bersih-bersih TPU tersebut bukanlah aksi sosial yang berhenti pada satu kegiatan. Aliansi, kata dia, ingin terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Intinya, kami ingin mengisi kebersamaan ini dengan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat Bintan Utara terhadap kebersihan lingkungan dan fasilitas umum.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.