PALI, Titahnews.com – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menegaskan komitmennya dalam menjaga warisan sejarah dan budaya melalui peringatan Hari Kebudayaan 2026 yang digelar di Kawasan Candi Bumi Ayu, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI Provinsi Sumatera Selatan tersebut mengusung tema “Budaya Hidup Indonesia Berdaya”. Tema ini menekankan pentingnya menjadikan kebudayaan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus mendorong penguatan identitas bangsa dan pemanfaatan warisan budaya secara berkelanjutan.
Candi Bumi Ayu dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu situs percandian Hindu penting di Sumatera Selatan. Keberadaan kompleks candi ini menjadi pengingat perjalanan sejarah dan peradaban masa lalu yang perlu dijaga serta diperkenalkan kepada generasi muda.
Bupati PALI Asgianto diwakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PALI, Dra. Yenni Nopriani, M.Si. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian PALI, Adi Kurniawan, S.Sos., M.Si., Harun, S.H., M.H., sejumlah pejabat daerah, budayawan, pemerhati sejarah, tokoh masyarakat, serta pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai sejarah Candi Bumi Ayu dan kekayaan budaya lokal. Pelibatan pelajar menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian warisan budaya.
Peringatan Hari Kebudayaan 2026 diharapkan memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, Balai Pelestarian Kebudayaan, dan masyarakat dalam menjaga situs bersejarah tersebut. Dengan demikian, Candi Bumi Ayu tidak hanya menjadi peninggalan arkeologi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan pengembangan kebudayaan daerah secara berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.