Buol – Pemerintah Kabupaten Buol menggelar rapat evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., di Kantor Bupati Buol, Rabu (5/8/2026). Rapat yang dihadiri sekitar 100 pemangku kepentingan ini bertujuan merespons penanganan kejadian MBG sekaligus memperkuat standar keamanan pangan ke depan.

​Poin-poin utama hasil rapat evaluasi:

​Bebas Bahan Berbahaya: Hasil uji laboratorium memastikan makanan yang disajikan tidak mengandung boraks atau zat berbahaya lainnya.

​Penghentian Operasional Sementara: Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat menerbitkan instruksi penghentian sementara operasional MBG sebagai langkah mitigasi, evaluasi, dan melengkapi dokumen perbaikan SOP.

​Pengawasan dari Hilir ke Hulu: Pengawasan diperketat mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga pengiriman.

​Wajib Dokumentasi & Higiene: Dinkes Buol mewajibkan setiap SPPG melakukan uji kualitas sederhana, mendokumentasikan proses pengolahan, serta mengedukasi anak sekolah terkait kebiasaan cuci tangan.

​Pedoman Ahli Gizi & Tindakan Preventif: Polres Buol menegaskan penggunaan standar bahan pangan dari ahli gizi adalah mutlak. Polisi mengedepankan tindakan pencegahan, namun siap menindak kelalaian yang mengancam keselamatan penerima manfaat.

​Komitmen Bersama: Seluruh unsur Pemda, BGN, TNI-Polri, Dinkes, dan SPPG berkomitmen menjamin keamanan MBG bagi anak sekolah, balita, dan ibu hamil.