Wonogiri – Semangat gotong royong kembali terlihat di Kecamatan Girimarto. Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Kelurahan Gemawang, Desa Nungkulan, dan Desa Jendi terus dikebut agar segera rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pada Jumat (17/4/2026), proses pembangunan difokuskan pada pengecoran tiang pancang jembatan yang menjadi bagian penting dari konstruksi utama. Sejak pagi, puluhan personel tampak berjibaku di lokasi.

Anggota Koramil 18 Girimarto turun langsung ke lapangan bersama berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan. Salah satunya Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) yang mengirimkan banyak relawan untuk membantu pengerjaan, mulai dari mengangkut material hingga mendukung proses pengecoran secara gotong royong.

Danramil 18 Girimarto, Kapten Inf Prahwoto, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar proyek fisik semata. Menurutnya, jembatan ini menjadi simbol nyata sinergitas antara TNI, masyarakat, instansi, dan organisasi kemasyarakatan yang bersatu demi kepentingan bersama.

“Kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan,” ujarnya.

Warga sekitar pun menyambut antusias pembangunan jembatan tersebut. Kehadiran Jembatan Garuda nantinya diharapkan mampu memperlancar akses transportasi, mempermudah aktivitas ekonomi dan pendidikan, serta mempererat hubungan antarwarga di tiga desa.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, masyarakat berharap pembangunan jembatan ini segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi generasi mendatang.

(Agus Kemplu)