Sragen – Prajurit dari Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) yang bermarkas di Semarang telah tiba di wilayah Sragen untuk bergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Kehadiran mereka bukan untuk operasi militer, melainkan mendukung percepatan pembangunan desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kamis (23/04/2026).

Sebanyak 15 personel Arhanud diterjunkan dan langsung menuju lokasi sasaran fisik, seperti pengerjaan cor blok jalan. Selama 30 hari ke depan, mereka akan beralih dari tugas tempur menjadi tenaga pembangunan dengan menggunakan peralatan seperti cetok, cangkul, linggis, dan gerobak sorong.

Komandan peleton Satgas TMMD, Jelang Abrianto, menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan perintah langsung dari Komandan Batalyon Arhanud untuk mendukung pelaksanaan TMMD di Desa Puro.

“Anggota kami terbagi menjadi tiga kelompok, yakni untuk pembangunan talud, pengecoran jalan, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh personel telah siap secara fisik dan mental untuk menjalankan tugas pengabdian tersebut. “Kami akan bekerja semaksimal mungkin. Semoga darma bakti kami bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Puro,” tambahnya.

Program TMMD sendiri merupakan inisiatif dari TNI Angkatan Darat yang bertujuan mempercepat pembangunan di daerah tertinggal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan di wilayah terpencil.

Melalui TMMD Reguler ke-128 ini, diharapkan pembangunan infrastruktur di Desa Puro dapat semakin merata serta meningkatkan akses dan kualitas hidup masyarakat setempat.