PALU – Ribuan warga memadati Lapangan Vatulemo, Kota Palu, untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina, Senin (20/7/2026) dini hari. Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Palu berlangsung meriah dan menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat.
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bersama Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin hadir langsung menyapa masyarakat yang memadati lokasi. Turut hadir Wakil Ketua MPR RI AM Akbar Supratman, mantan Wali Kota Palu dua periode yang juga mantan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti rangkaian nobar Piala Dunia 2026 selama beberapa pekan terakhir.
“Terima kasih atas antusiasme luar biasa yang telah ditunjukkan masyarakat selama pelaksanaan nonton bareng ini. Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga untuk Kota Palu,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran sejumlah tokoh nasional dan daerah pada malam final tersebut.
“Kehadiran beliau menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kita semua,” katanya.
Suasana semakin semarak ketika Hadianto membagikan sejumlah bola kepada masyarakat yang hadir. Aksi tersebut disambut antusias, terutama oleh anak-anak dan para pecinta sepak bola.
Selain menjadi ajang menyaksikan pertandingan final Piala Dunia, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Pemkot Palu untuk memperkenalkan inovasi digital PaluGov, sebuah aplikasi yang dirancang guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan, mulai dari administrasi kependudukan hingga informasi terkait belanja daerah secara lebih mudah dan transparan.
“Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengetahui kerja-kerja Pemerintah Kota Palu secara lebih terbuka. Kami berharap layanan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga masyarakat dapat memberikan masukan yang bermanfaat demi meningkatkan kinerja pemerintah,” jelas Hadianto.
Pada kesempatan yang sama, Pemkot Palu juga resmi meluncurkan sistem e-office sebagai platform kerja digital bagi seluruh aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kota.
Menurut Hadianto, penerapan e-office merupakan bagian dari transformasi birokrasi digital yang bertujuan menciptakan sistem kerja yang lebih efektif, terukur, produktif, dan akuntabel.
“Melalui e-office ini, seluruh pegawai diharapkan dapat bekerja lebih terarah, lebih terukur, dan semakin produktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, kerja-kerja Pemerintah Kota Palu akan semakin baik dan Kota Palu akan terus mengalami kemajuan,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Hadianto memperkenalkan tagline #MovingInAction sebagai semangat baru menyambut Hari Ulang Tahun Kota Palu. Tagline tersebut mencerminkan komitmen pemerintah untuk mengedepankan implementasi nyata seluruh program pembangunan.
“Kita tidak lagi hanya berbicara dalam tataran wacana. Tahun-tahun ke depan adalah waktunya implementasi. Semua kebijakan dan program yang telah ditetapkan harus benar-benar dijalankan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Semoga Kota Palu semakin maju, semakin modern, dan semakin sejahtera,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.