BANJARBARU – Lanud Sjamsudin Noor memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan dengan menyiapkan tangki portable untuk mendukung penanganan titik rawan kebakaran.

Sarana tersebut ditempatkan untuk menunjang kebutuhan pemadaman dan pembasahan lahan, terutama di kawasan akses menuju Bandara Syamsudin Noor. Tangki portable dapat digunakan sebagai tempat penampungan sekaligus pencampuran cairan pendingin sebelum dimanfaatkan di lapangan.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita mengatakan, kesiapan peralatan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan ketika ditemukan titik api maupun bara yang berpotensi kembali menyala.

Menurutnya, langkah antisipasi tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah meluas. Area yang dinilai rawan perlu mendapat penanganan lebih awal melalui pemadaman dan pembasahan untuk menekan kemungkinan munculnya kembali api.

Kesiapan tersebut juga diarahkan untuk menjaga kawasan sekitar Bandara Syamsudin Noor dari dampak Karhutla dan asap yang berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan. Lanud Sjamsudin Noor menyatakan personel dan peralatan akan disiagakan sesuai kebutuhan penanganan di lapangan.

Upaya ini menjadi bagian dari dukungan Lanud Sjamsudin Noor terhadap penanganan Karhutla secara terpadu, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, perlindungan lingkungan, serta kelancaran aktivitas masyarakat dan penerbangan. (Pen Lanud Sjamsudin Noor)