BUOL – Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., membuka kegiatan Pembekalan Lomba Video Konten Literasi Berbasis Kearifan Lokal Tingkat Umum se-Kabupaten Buol Tahun 2026, Senin (26/10/2026). Kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Buol itu berlangsung di Aula Pobokidan Lantai III Kantor Bupati Buol.

Pembekalan tersebut diikuti 50 peserta dari kalangan umum, mahasiswa, guru, dan pelajar tingkat SLTA. Kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas masyarakat dalam memproduksi konten literasi sekaligus memperkuat budaya baca dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal melalui media digital.

Ketua Panitia, Sunarti, S.Sos., menjelaskan bahwa lomba mengangkat tema “Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca dan Literasi di Indonesia”. Tema tersebut dijabarkan dalam tiga subtema, yakni generasi cepat membaca menuju masa depan gemilang, literasi digital untuk generasi Buol yang kreatif dan produktif, serta menggerakkan literasi dan menginspirasi negeri dari Buol.

Menurut Sunarti, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas dan menyebarluaskan informasi tentang program perpustakaan. Pembekalan menghadirkan Firman Madjo, S.Pd., dan Moh. Negarawan sebagai narasumber, serta tiga dewan juri, yakni Kasmir Y. Male, S.Pd., Moh. Khairan, S.Sos., dan Moh. Reza Satrio. Pembiayaan kegiatan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bantuan Pengembangan Program Perpustakaan Daerah Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Nasir mengapresiasi penyelenggaraan lomba tersebut. Ia menegaskan bahwa kompetisi video literasi tidak sekadar mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga identitas budaya daerah di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, kearifan lokal bukan hanya warisan masa lalu, melainkan juga pedoman moral yang tetap relevan dalam kehidupan masyarakat modern.

Nasir turut mengingatkan masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijak dengan menyaring informasi sebelum membagikannya. Ia meminta masyarakat menghindari penyebaran hoaks, disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian. Sebagai contoh, ia mengangkat legenda Gunung Pogogul tentang sumpah batu hitam yang mengandung pesan moral untuk menjauhi iri hati, dengki, dan dendam. Nilai tersebut, katanya, perlu diterapkan dalam aktivitas digital melalui tutur kata yang baik, sikap saling menghormati, dan komitmen terhadap kebenaran.

Selain pelaksanaan lomba, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Buol juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam Survei Tingkat Kegemaran Membaca (TGM). Sunarti meminta dukungan pemerintah daerah untuk menyebarluaskan informasi survei melalui media, forum kepala desa, forum camat, dan jejaring lainnya. Pengisian kuesioner dijadwalkan berakhir pada 30 November 2026 dan menjadi salah satu unsur pendukung penilaian penyelenggaraan urusan perpustakaan dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).