PALEMBANG, Titahnews.com – TNI bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta tim gabungan mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Sumatera Selatan, Selasa (27/10/2026). Operasi ini dilakukan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mengurangi kabut asap.

Dalam operasi tersebut, Satgas Udara yang beroperasi dari Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Palembang, menyebarkan sekitar 10 ton bahan semai melalui sejumlah penerbangan. Bahan tersebut terdiri atas 800 kilogram dry iceyang disalurkan melalui satu sortie pesawat Cassa NC-212 dan 9,2 ton garam semai atau natrium klorida (NaCl) melalui enam sortie penerbangan.

Penyemaian dilakukan menggunakan pesawat Hercules C-130 dan Cassa NC-212 milik TNI AU, serta pesawat sipil jenis Caravan. Pengerahan armada tersebut bertujuan mengoptimalkan pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah yang membutuhkan tambahan curah hujan.

Berdasarkan pemantauan BMKG melalui radar cuaca, penakar hujan, dan laporan lapangan, penyemaian NaCl dilaporkan memicu hujan di beberapa wilayah Sumatera Selatan. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, serta sebagian kecil Kota Palembang.

Operasi Modifikasi Cuaca ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TNI bersama instansi terkait dalam mempercepat penanganan karhutla, mengurangi dampak kabut asap, dan membantu pemadaman titik api di kawasan rawan bencana. Upaya tersebut dilaksanakan sejalan dengan instruksi Presiden terkait penanganan karhutla.

Sumber: Pusat Penerangan TNI