Kalimantan – TNI mengerahkan sejumlah pesawat udara untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan, Minggu (25/10/2026). Dalam operasi tersebut, lebih dari 10 ton bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) dan dry ice digunakan untuk membantu pembentukan awan hujan.
Pusat Penerangan TNI melaporkan, operasi ini melibatkan pesawat Hercules C-130 yang menyemai 4,8 ton garam serta pesawat CN-295 yang membawa 2 ton garam. Sementara itu, pesawat Cassa C-212 melaksanakan lima sortie penerbangan dengan menyemai 622 kilogram garam dan 2,7 ton dry ice.
Penggunaan berbagai jenis pesawat tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pelaksanaan OMC melalui penyemaian bahan ke atmosfer untuk membantu proses pembentukan hujan di wilayah sasaran.
TNI mengoptimalkan pengerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) udara guna mendukung penanganan karhutla yang dilakukan bersama instansi terkait. Operasi ini diharapkan membantu mempercepat penanggulangan kebakaran serta mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat di wilayah terdampak.
Dukungan udara tersebut menjadi bagian dari upaya terpadu dalam menghadapi karhutla di Kalimantan, terutama melalui pemanfaatan modifikasi cuaca untuk membantu meningkatkan peluang terjadinya hujan di kawasan sasaran.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.