Baturaja, titahraja.com — PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui partisipasi dalam peresmian Pasar Bedug OKU. Kegiatan tersebut digelar di Halaman Gedung DPRD OKU, Lapangan Ahmad Yani, Taman Kota Baturaja, pada 19 Februari 2026.

Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Acara peresmian dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten OKU serta anggota DPRD OKU. Dari pihak SMBR, hadir Direktur Operasi Taufik, General Manager Corporate Secretary Hari Liandu, dan Senior Manager CSR David Irwanto.

Pada kesempatan tersebut, SMBR menyalurkan bantuan sebanyak 75 paket sembako premium bagi panti asuhan dan anak yatim di wilayah sekitar. Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, teh celup, serta susu kental manis.

Direktur Operasi SMBR, Taufik, menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam kegiatan Pasar Bedug merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah sekaligus wujud kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.

“Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak panti asuhan dan yatim piatu, serta turut mendukung geliat ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan Pasar Bedug,” ujarnya.

Lebih lanjut, SMBR berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, SMBR menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah secara berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan.

(Vis)