Sulteng – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) meluncurkan program “Berani Bedah RTLH” (Rumah Tidak Layak Huni) sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan.

Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa program ini bertujuan membantu masyarakat yang selama ini belum memiliki hunian layak agar dapat merasakan tempat tinggal yang aman dan nyaman.

“Program ini kami hadirkan agar masyarakat yang selama ini belum memiliki rumah layak huni dapat merasakan tempat tinggal yang nyaman dan aman,” ujar Anwar Hafid di Palu, Senin (13/4/2026).

Sebagai bentuk implementasi, gubernur secara langsung menyerahkan bantuan bedah rumah kepada warga di Desa Dalaka, Kabupaten Donggala. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Berdasarkan data pemerintah daerah, terdapat sekitar 80 ribu rumah tidak layak huni di Sulawesi Tengah, dengan hampir 8 ribu unit berada di Kabupaten Donggala.

Anwar menegaskan bahwa pelaksanaan program dilakukan secara menyeluruh hingga tuntas, mencakup perbaikan struktur bangunan, pemasangan plafon, lantai, hingga penyediaan fasilitas dasar agar rumah benar-benar layak dihuni.

Program “Berani Bedah RTLH” juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain program perumahan, Pemprov Sulteng juga menjalankan tiga program prioritas lainnya, yakni Berani Cerdas (pendidikan), Berani Sehat (layanan kesehatan), dan Berani Lancar (infrastruktur). Keempat program ini dirancang sebagai upaya terpadu dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Tak hanya itu, pemerintah juga merespons berbagai aspirasi warga, termasuk rencana penyediaan ambulans desa, pemasangan lampu jalan, serta perbaikan akses jalan.

Gubernur pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat nilai keagamaan, serta memanfaatkan berbagai program pemerintah guna meningkatkan kualitas hidup.

“Semoga program ini membawa berkah dan kemajuan bagi masyarakat Donggala dan Sulawesi Tengah secara keseluruhan,” pungkasnya.