Buol – Pemerintah Kabupaten Buol melaksanakan kegiatan Gerakan Tanam Padi Serempak seluas 50.000 hektare pada lokasi optimalisasi lahan (Oplah) Tahun 2024–2025 serta lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional dalam mendukung ketahanan pangan di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut digelar di Desa Pomayagon, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, Kamis (30/4/2026) pukul 08.00 WITA.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Buol Risharyudi Tribowo, MM, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Buol Ahmad Kuntuamas, Danramil 1305-08/Momunu Letda Caj Ari Terajati, Kapolsek Momunu AKP Trijadi, Camat Momunu Syafruddin Tarakal, SH, Kabid Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Dinas Pertanian Amrin Togila, SP, Kepala Desa Pomayagon Ramli Pesona, SIP, serta sejumlah pejabat teknis, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan tamu undangan lainnya dengan jumlah sekitar 100 orang.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Pomayagon, Ramli Pesona, SIP. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Buol beserta rombongan serta menyampaikan bahwa program penertiban ternak di desanya sejak tahun 2025 telah berjalan dengan tingkat kepatuhan masyarakat mencapai sekitar 99 persen.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya kelompok tani, dalam meningkatkan hasil pertanian.

Sementara itu, Amrin Togila, SP yang mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buol menyampaikan bahwa capaian program cetak sawah di Kabupaten Buol hingga saat ini telah mencapai sekitar 1.010,75 hektare. Pemerintah juga telah menyalurkan berbagai bantuan seperti alat dan mesin pertanian, pupuk, serta pestisida kepada kelompok tani.

“Ke depan, pemerintah akan terus melakukan optimalisasi lahan, peningkatan luas tanam, serta pengembangan jaringan irigasi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Buol Risharyudi Tribowo, MM mengajak seluruh pihak untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang tersedia. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Buol memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Sulawesi Tengah.

Selain itu, ia juga menghimbau masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.

Sekitar pukul 10.00 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman padi secara simbolis menggunakan metode tugal oleh Bupati Buol bersama unsur Forkopimda dan peserta kegiatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan berakhir pada pukul 11.00 WITA dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.

Gerakan Tanam Serempak ini merupakan bagian dari upaya percepatan tanam pada lahan Oplah Tahun 2024 dan 2025 serta lahan CSR Tahun 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Capaian cetak sawah di Kabupaten Buol yang telah mencapai lebih dari 1.010 hektare menunjukkan progres positif dalam mendukung swasembada pangan daerah. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib serta mencerminkan sinergitas yang baik antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, dan kelompok tani.