Batam – Wali Kota Amsakar Achmad menerima audiensi 20 finalis Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam Tahun 2026 di Kantor Wali Kota, Kamis (30/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menegaskan bahwa para finalis memiliki peran strategis dalam mempromosikan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata. Ia menyebut, duta wisata tidak hanya tampil dalam ajang pemilihan, tetapi juga menjadi representasi daerah di ruang publik.

“Finalis Encik dan Puan merupakan wajah Kota Batam yang akan menyampaikan berbagai potensi daerah kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada destinasi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mampu menyampaikan informasi secara menarik dan komunikatif. Para finalis diharapkan menjadi komunikator yang cerdas, berkarakter, serta mampu membangun citra positif Batam sebagai kota yang terbuka dan dinamis.

Amsakar juga menekankan pentingnya etika, sikap, serta kemampuan intelektual dalam menjalankan peran sebagai duta wisata. Ia mendorong para finalis untuk aktif menyebarkan informasi positif, terutama di era digital, agar promosi daerah semakin luas hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan bahwa seleksi Encik dan Puan Batam 2026 diikuti oleh 143 peserta dari berbagai latar belakang.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat, terpilih 20 finalis yang terdiri dari 10 encik dan 10 puan. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, meliputi aspek pengetahuan, penampilan, sikap, dan kepercayaan diri.

Audiensi ini menjadi bagian dari pembekalan awal sebelum para finalis melanjutkan ke tahapan berikutnya dalam pemilihan Duta Wisata Kota Batam Tahun 2026.