Batam – Pemerintah Kota Batam menanggapi isu yang berkembang terkait pembangunan fasilitas olahraga di area Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV Batam. Pemko menegaskan proyek tersebut tidak mengurangi perhatian terhadap dunia pendidikan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan anggaran pendidikan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah. Ia menyebut porsi anggaran pendidikan dalam APBD bahkan telah melampaui ketentuan minimal 20 persen.

“Komitmen terhadap sektor pendidikan tidak berubah. Alokasi anggaran pendidikan tetap menjadi prioritas Pemerintah Kota Batam,” kata Rudi, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, pembangunan sarana olahraga tersebut telah melalui tahapan perencanaan dan penganggaran sejak tahun 2025 serta mendapat persetujuan DPRD Kota Batam.

Rudi menjelaskan, pembangunan fasilitas itu bukan hanya untuk mendukung aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan kepada Kodaeral IV Batam atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan sekitar empat ton narkotika jenis sabu.

Selain itu, fasilitas tersebut dirancang agar dapat dimanfaatkan dalam pembinaan generasi muda, khususnya bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan diri mengikuti seleksi masuk TNI Angkatan Laut.

“Ke depan fasilitas ini bisa dipakai untuk latihan fisik dan pembinaan calon taruna maupun peserta seleksi TNI AL,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemko Batam berupaya menjalankan pembangunan secara merata di berbagai bidang, termasuk pendidikan, olahraga, serta dukungan terhadap institusi yang memiliki kontribusi dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan.

Pemerintah berharap keberadaan fasilitas olahraga itu nantinya mampu memberi dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung pembinaan generasi muda di Kota Batam.