Tolitoli — Proses pembangunan Jembatan Beton Garuda Kodim 1305/BT di Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Sabtu (16/05/2026), pekerjaan konstruksi di lapangan masih berlangsung intensif demi mempercepat penyelesaian akses penghubung yang dinilai penting bagi masyarakat pesisir.

Aktivitas pembangunan tampak berjalan sejak pagi hari. Para pekerja bersama personel yang terlibat fokus menyelesaikan berbagai tahapan konstruksi mulai dari perakitan besi, pengecoran hingga penguatan struktur utama jembatan. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas dan ketahanan jembatan tetap terjaga.

Pembangunan jembatan beton tersebut menjadi salah satu upaya mendukung kebutuhan infrastruktur masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi yang lebih aman dan nyaman. Nantinya, keberadaan jembatan diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kelurahan Nalu dan sekitarnya.

Meski cuaca panas di kawasan pesisir cukup menyengat, semangat gotong royong tetap terlihat selama proses pembangunan berlangsung. Personel Kodim 1305/BT bersama warga setempat terus bekerja sama menyelesaikan pekerjaan di lapangan. Kekompakan itu dinilai menjadi faktor penting yang mendorong progres pembangunan terus bergerak positif dari hari ke hari.

Selain mempermudah akses transportasi, jembatan permanen tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan keselamatan masyarakat saat melintas, terutama ketika musim penghujan dan debit air meningkat. Struktur beton yang dibangun dirancang lebih kokoh agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Masyarakat Kelurahan Nalu menyambut baik pembangunan jembatan itu karena dianggap sangat membantu aktivitas sehari-hari warga. Selama ini warga menginginkan adanya akses penyeberangan permanen yang lebih kuat dan aman guna menunjang kegiatan ekonomi maupun mobilitas masyarakat pesisir.

Kodim 1305/BT juga terus melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan pembangunan agar pekerjaan berjalan sesuai rencana dan standar kualitas yang telah ditetapkan. Tahap pengecoran serta perakitan besi disebut menjadi bagian penting dalam menentukan kekuatan struktur jembatan ke depan.

Kehadiran Jembatan Beton Garuda nantinya diharapkan bukan hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Warga pun berharap proses pembangunan dapat segera rampung sehingga jembatan tersebut bisa segera dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas masyarakat secara optimal.