Buol – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Buol menyerahkan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa satu ekor sapi kurban kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) An-Nur Desa Lakea I, Kecamatan Lakea, Senin (25/5/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., di Masjid An-Nur Desa Lakea I. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengurus masjid.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kabupaten Buol melalui bantuan sapi kurban tersebut. Ia menilai bantuan itu menjadi bentuk kepedulian pemerintah pusat sekaligus mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Sapi bantuan Presiden RI tersebut merupakan sapi lokal hasil inseminasi buatan dengan bobot mencapai 915 kilogram dan menjadi salah satu sapi terbesar di Kabupaten Buol. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerja sama peternak, tenaga teknis peternakan, dan dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas ternak.
“Kita berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi para peternak untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas ternak lokal,” ujar Wakil Bupati.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol, Sumiati Djafar, S.P., menjelaskan bahwa bantuan sapi kurban Presiden RI bertujuan memperkuat nilai kepedulian sosial, semangat berbagi, serta meneladani nilai pengorbanan dalam ajaran Islam.
Ia menyebutkan, bantuan tersebut bersumber dari anggaran Sekretariat Kepresidenan Republik Indonesia dengan alokasi sebesar Rp140 juta untuk Kabupaten Buol. DKM Masjid An-Nur Desa Lakea I ditetapkan sebagai penerima bantuan berdasarkan usulan yang direkomendasikan Pemerintah Kabupaten Buol.
Sebanyak 300 kepala keluarga telah ditetapkan sebagai penerima manfaat daging kurban berdasarkan keputusan panitia pelaksana.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat agar lebih tertib dalam memelihara ternak, khususnya di sepanjang Jalur Trans Sulawesi. Ia meminta warga tidak melepas ternak secara bebas karena berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun kerugian bagi masyarakat.
Selain itu, para peternak juga diajak untuk terus menjaga kesehatan dan kualitas ternak melalui pola pemeliharaan yang baik sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi sektor peternakan di Kabupaten Buol.
Menurutnya, momentum Iduladha menjadi pengingat atas keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Nilai-nilai tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Usai penyerahan bantuan, Wakil Bupati bersama para tamu undangan meninjau langsung kondisi sapi kurban yang dijadwalkan disembelih pada 28 Mei 2026 di pelataran Masjid An-Nur Desa Lakea I.
Melalui bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia ini, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari ibadah kurban sekaligus mempererat semangat gotong royong dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.