DUMAI – Kepengurusan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Dumai periode 2025–2029 resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang berlangsung meriah di Pendopo Sri Bunga Tanjung, Jumat (29/5/2026).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua PSMTI Riau, Lindawati, dan disaksikan oleh Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM., MARS., unsur Forkopimda, perwakilan Grup 3 Kopassus, Ketua FPK-LKKMD Dumai, Ketua Harian LAMR Dumai, Ketua PWI Dumai Bambang Prayitno, Wakil Ketua PWI Riau Bidang Siber Kambali, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Acara berlangsung semarak dengan penampilan tari persembahan dan atraksi Wushu yang dibawakan para pelajar dari Yayasan Maitreyawira.

Dalam sambutannya, Ketua PSMTI Dumai periode 2025–2029, Zainal Arif, SE., menegaskan komitmen masyarakat Tionghoa untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Kota Dumai.

“Kontribusi itu telah dilakukan sejak masa nenek moyang kami dan akan terus kami lanjutkan,” ujar Zainal Arif.

Ia menjelaskan, PSMTI Dumai saat ini telah menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di Kota Dumai dalam bidang pelayanan kesehatan bagi anggotanya. Selain itu, organisasi tersebut juga telah menjalin kemitraan dengan sebuah rumah sakit di Malaka, Malaysia, guna memberikan kemudahan layanan dan potongan biaya berobat bagi anggota PSMTI.

Menurutnya, kerja sama dengan rumah sakit di Malaka tersebut difasilitasi oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan Daerah (LKKMD) Kota Dumai.

“Kami siap mengikuti arahan dan peraturan Pemerintah Kota Dumai, serta menjunjung tinggi tunjuk ajar LAMR sebagai ayah dan payung negeri. Kami ingin terus berkontribusi dalam pembangunan di tengah keberagaman masyarakat Kota Dumai,” katanya.

Sementara itu, Ketua PSMTI Riau, Lindawati, menegaskan bahwa masyarakat Tionghoa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia dan memiliki hak yang sama sebagai warga negara.

“Suku Tionghoa memiliki hak yang sama dengan seluruh masyarakat Indonesia lainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Dumai, Paisal, mengenang berbagai bentuk kolaborasi yang telah terjalin dengan masyarakat Tionghoa dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi yang telah terbangun selama ini demi kemajuan Kota Dumai.

“Saya sudah lama mengenal dan berkolaborasi dengan masyarakat Tionghoa Dumai. Mari kita lanjutkan dan tingkatkan sinergi yang telah terjalin. Saya juga berharap ke depan semakin banyak tokoh Tionghoa yang berpartisipasi dalam dunia politik dan pembangunan daerah,” ujar Paisal.

Selain itu, Paisal mengusulkan adanya ikon budaya khas masyarakat Tionghoa yang dapat ditampilkan saat perayaan Tahun Baru Imlek, termasuk pemasangan lampion di sepanjang Jalan Subrantas sebagai bagian dari semarak perayaan.

Kepengurusan PSMTI Dumai periode 2025–2029 dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan PSMTI Riau Nomor 068/PSMTI-RIAU/XII/2025 tanggal 30 Desember 2025 yang ditandatangani Pelaksana Tugas Ketua PSMTI Riau Lindawati dan Sekretaris Toni Sasanasurya.

Dalam susunan kepengurusan tersebut, Zainal Arif, SE., dipercaya sebagai Ketua, Patrik Tatang, SE., sebagai Sekretaris, dan Willy Santoby sebagai Bendahara. Kepengurusan juga diperkuat oleh Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Dewan Pemeriksa Keuangan, serta 10 bidang kerja yang mendukung pelaksanaan program organisasi.

Usai pengukuhan, Sekretaris PSMTI Dumai, Patrik Tatang, menegaskan bahwa kepengurusan baru siap menerima berbagai masukan demi kemajuan organisasi.

“Kami terbuka terhadap masukan, saran, maupun kritik yang membangun dari seluruh anggota. Mari bersama-sama membesarkan PSMTI Dumai agar semakin bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.