Dumai – Upaya mendukung program ketahanan pangan bergizi nasional terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kota Dumai. Salah satunya melalui kegiatan penyambangan dan peninjauan lahan pertanian warga yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Mundam, Aipda Jaka Andriadi, di Jalan Parit Cik Mamat RT 05, Kelurahan Mundam, Rabu (3/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Jaka Andriadi meninjau lahan pertanian seluas sekitar 300 meter persegi milik Alimudin yang dimanfaatkan untuk budidaya pisang dan berbagai jenis sayuran. Peninjauan dilakukan guna memantau perkembangan tanaman sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk mendukung ketersediaan pangan bergizi.
Alimudin menjelaskan bahwa tanaman pisang dan sayuran dipilih karena sesuai dengan kondisi tanah serta iklim setempat. Selain menjadi sumber pangan keluarga yang kaya nutrisi, hasil panen juga memiliki nilai ekonomi yang dapat membantu meningkatkan pendapatan rumah tangga.
Pada kesempatan itu, Aipda Jaka Andriadi memberikan sejumlah masukan terkait perawatan tanaman, mulai dari menjaga kebersihan lahan, pengelolaan sistem pengairan, hingga pemupukan secara berkala agar tanaman tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang baik. Ia menegaskan bahwa peran kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program yang berdampak pada kesejahteraan warga.
“Ketahanan pangan bergizi merupakan salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap masyarakat terus memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan produktif, sehingga kebutuhan pangan dapat terpenuhi sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga,” ujar Aipda Jaka Andriadi.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan penuh keakraban. Melalui sinergi antara masyarakat dan aparat, diharapkan pemanfaatan lahan pertanian di Kelurahan Mundam terus berkembang sehingga mampu mendukung ketersediaan pangan yang sehat, bergizi, dan berkelanjutan di wilayah tersebut.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.