DUMAI – Kelompok Tani (Poktan) Ismail terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan budidaya tanaman timun di wilayah Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Tanaman tersebut dibudidayakan di lahan seluas sekitar 225 meter persegi yang berlokasi di Jalan Arifin Ahmad RT 004.
Pemantauan yang dilakukan pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 10.55 WIB menunjukkan kondisi tanaman tumbuh dengan baik dan sehat. Timun menjadi salah satu komoditas hortikultura yang memiliki permintaan tinggi di masyarakat karena banyak dimanfaatkan sebagai lalapan, bahan masakan, hingga minuman segar.
Pengelolaan lahan dilakukan secara terencana mulai dari pengolahan tanah, pemberian pupuk organik, pemilihan bibit berkualitas hingga perawatan rutin. Selain itu, tanaman juga dilengkapi dengan sistem rambatan untuk menjaga kualitas buah dan meminimalkan risiko serangan penyakit yang berasal dari kelembapan tanah.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman timun menunjukkan perkembangan yang positif. Daun terlihat hijau segar, batang tumbuh merambat dengan baik, serta sebagian tanaman mulai memasuki fase pembungaan dan pembentukan buah. Kondisi kebun juga terjaga bersih dari gulma dan hingga saat ini belum ditemukan serangan hama maupun penyakit yang berarti.
Ketua Poktan Ismail mengatakan bahwa budidaya timun dipilih karena memiliki prospek pasar yang menjanjikan serta masa panen yang relatif singkat. Menurutnya, hasil panen nantinya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar sekaligus menambah pendapatan anggota kelompok tani.
Selain fokus pada produksi, para anggota kelompok juga aktif berbagi pengetahuan mengenai teknik budidaya dan pengendalian hama secara ramah lingkungan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas hasil panen agar tetap aman dikonsumsi dan memiliki nilai jual yang baik di pasaran.
Upaya yang dilakukan Poktan Ismail dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat. Pemanfaatan lahan produktif untuk budidaya sayuran menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tingkat lokal.
Keberhasilan budidaya timun ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk mengembangkan komoditas pertanian yang bernilai ekonomi, sehingga mampu mendukung kemandirian pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.