Buol – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui berbagai program di daerah. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan penanaman bibit kedelai yang digelar di Dusun Tontoyon, Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, Komandan Lanal Buol/Tolitoli Letkol Laut (P) Abdul Rachman Gazali, Ketua DPRD Kabupaten Buol Ryan Nathaniel Kwendy, perwakilan Kodim 1305/BT, Kapolres Buol AKBP Irwan, jajaran pemerintah daerah, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, hingga kelompok tani setempat.

Acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari Komandan Lanal Buol/Tolitoli serta Wakil Bupati Buol sebelum seluruh peserta meninjau lokasi dan melakukan penanaman bibit kedelai secara simbolis.

Dalam sambutannya, Letkol Laut (P) Abdul Rachman Gazali menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah. Menurutnya, pengembangan komoditas kedelai tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga memperkuat ketersediaan pangan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa TNI Angkatan Laut berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui pemanfaatan lahan pertanian secara optimal, diharapkan produksi pangan dapat meningkat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah.

“Petani merupakan garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan. Karena itu, sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat harus terus diperkuat agar hasil yang dicapai semakin optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Buol.

Ia mengungkapkan bahwa komoditas kedelai memiliki prospek yang semakin baik karena permintaan masyarakat terhadap produk olahannya seperti tahu dan tempe terus meningkat. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi petani untuk kembali mengembangkan budidaya kedelai.

Nasir juga meminta Dinas Pertanian dan para penyuluh untuk memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada petani, mulai dari pemilihan benih, perawatan tanaman, hingga pemasaran hasil panen.

Selain pengembangan kedelai, Pemerintah Kabupaten Buol juga terus mendorong peningkatan produksi komoditas pertanian lainnya. Saat ini, sekitar 1.000 hektare lahan sawah baru telah dibuka melalui kerja sama dengan TNI, dan sebagian besar lahan tersebut telah ditanami bahkan mulai memasuki masa panen.

Di sektor perikanan, pemerintah daerah berupaya meningkatkan produksi ikan tangkap maupun budidaya guna mengurangi ketergantungan pasokan dari daerah lain. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung kemandirian pangan sekaligus memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis yang terus berkembang.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat, Kabupaten Buol optimistis mampu memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani maupun nelayan.

Kegiatan penanaman bibit kedelai berlangsung hingga pukul 11.40 Wita dan berakhir dalam keadaan aman, tertib, serta lancar.