PALU – SMA Negeri Model Terpadu (MT) Madani Palu berhasil meraih juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 dan berhak mewakili daerah tersebut pada ajang tingkat nasional yang akan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang.

Kepastian itu diperoleh setelah tim SMAN MT Madani Palu keluar sebagai pemenang pada babak final yang digelar di Palu, Senin (22/6/2026). Pada partai puncak, mereka bersaing dengan SMA Negeri 6 Palu dan SMA Negeri 1 Tolitoli.

Pada sesi pertama, SMA Negeri 6 Palu memimpin perolehan nilai dengan 50 poin. SMAN MT Madani Palu berada di posisi kedua dengan 40 poin, sementara SMA Negeri 1 Tolitoli mengumpulkan 25 poin.

Memasuki sesi kedua, SMA Negeri 6 Palu masih mempertahankan keunggulan dengan total 75 poin. SMAN MT Madani Palu mengoleksi 55 poin dan SMA Negeri 1 Tolitoli memperoleh 40 poin.

Persaingan berubah pada sesi ketiga yang merupakan babak soal rebutan. SMAN MT Madani Palu tampil dominan dengan tambahan 80 poin sehingga menutup perlombaan dengan total 135 poin.

Sementara itu, SMA Negeri 6 Palu hanya mampu menambah lima poin dan mengakhiri lomba dengan 80 poin. SMA Negeri 1 Tolitoli bertahan di angka 40 poin.

Dengan hasil tersebut, SMAN MT Madani Palu resmi menjadi wakil Sulawesi Tengah pada LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional di Jakarta.

Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.

Menurutnya, seluruh peserta telah menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi Empat Pilar MPR RI. Ia pun meminta para peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk berprestasi di masa mendatang.

“Jika belum lolos, jangan patah semangat. Masih ada cerdas cermat tahun depan. Persiapkan kembali, terutama mental,” ujarnya.

Kepada tim SMAN MT Madani Palu, Akbar berpesan agar tidak cepat berpuas diri dan segera mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang lebih ketat di tingkat nasional.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala SMAN MT Madani Palu, Armyn, mengaku bangga dan bersyukur atas keberhasilan peserta didiknya meraih gelar juara.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras para siswa dan guru pembimbing yang telah menjalani persiapan lebih matang dibanding tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada perjuangan anak-anak kami dan para pembimbingnya. Tahun ini kami memiliki waktu persiapan yang lebih panjang sehingga hasilnya juga lebih maksimal,” katanya.

Armyn menjelaskan, pada pelaksanaan tahun lalu sekolahnya hanya memiliki waktu sekitar satu bulan untuk melakukan persiapan. Meski berhasil menembus babak final, saat itu mereka belum mampu meraih gelar juara.

Ia optimistis tim SMAN MT Madani Palu mampu bersaing dengan perwakilan dari provinsi lain di tingkat nasional. Menurutnya, para siswa yang terpilih merupakan peserta terbaik yang telah menunjukkan kemampuan akademik dan daya saing yang kuat selama kompetisi tingkat provinsi.

“Kami berharap anak-anak ini tidak merasa minder ketika berlomba di tingkat nasional. Mereka adalah siswa-siswa terbaik yang dimiliki SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu dan siap membawa nama baik Sulawesi Tengah,” tuturnya.