Jakarta Timur – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Akademi TNI Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Panglima TNI didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, serta Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Sebanyak 898 taruna berhasil menyelesaikan pendidikan tahap pertama yang terdiri dari 507 taruna Akademi Militer (Akmil), 227 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), dan 153 taruna Akademi Angkatan Udara (AAU). Selain itu, terdapat tujuh perwira remaja lulusan akademi militer luar negeri serta empat taruna asal Timor Leste yang turut menyelesaikan pendidikan bersama Akademi TNI.
Dalam amanatnya, Panglima TNI secara resmi menyatakan berakhirnya seluruh rangkaian Pendidikan Pertama Akademi TNI Tahun 2026. Penutupan tersebut menjadi tanda selesainya fase awal pembentukan calon perwira TNI yang telah menjalani berbagai tahapan pendidikan dan pelatihan dasar keprajuritan.
“Pada hari ini, Kamis, 16 Juli 2026 pukul 09.10 WIB, Pendidikan Pertama Akademi TNI Tahun 2026 saya nyatakan resmi ditutup,” ujar Jenderal TNI Agus Subiyanto saat memimpin upacara.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengambilan Sumpah Prajurit sebagai simbol kesiapan para taruna memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan Adhi Makayasa dan ijazah kepada para lulusan terbaik yang menunjukkan prestasi akademik, mental, dan kepemimpinan terbaik selama masa pendidikan.
Penutupan pendidikan ini menjadi momentum penting dalam mencetak generasi perwira muda TNI yang profesional, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta menjunjung tinggi semangat integrasi antarmatra. Para lulusan diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan tugas pertahanan negara dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah perkembangan lingkungan strategis dan dinamika geopolitik global yang terus berubah.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.