Kalimantan Barat – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat dengan mengirimkan tambahan 200 personel dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (YTP) 534/VD. Pemberangkatan personel dilakukan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) dari Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang, Senin malam (25/8/2026).

Dari total kekuatan tersebut, sebanyak 130 personel Satgas Karhutla YTP 534/VD Sidodadi, Lawang, diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU A-1344. Sementara 70 personel lainnya diterbangkan menggunakan pesawat Boeing 737 TNI AU A-7308.

Seluruh personel akan bergabung dengan Satgas Karhutla untuk memperkuat penanganan di sejumlah wilayah terdampak Karhutla di Kalimantan Barat.

Penambahan pasukan ini diarahkan untuk mendukung upaya pemadaman, penanganan dampak kebakaran dan asap, serta membantu masyarakat yang terdampak. Kehadiran tambahan personel di lapangan diharapkan mampu mempercepat penanganan sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Dalam pelaksanaan tugas, personel TNI akan bersinergi dengan berbagai unsur terkait untuk mengoptimalkan penanganan Karhutla secara terpadu. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemadaman, penanganan dampak, serta upaya pencegahan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Penambahan kekuatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pemerintah dan seluruh unsur terkait menghadapi ancaman Karhutla sekaligus memberikan perlindungan serta bantuan kepada masyarakat di wilayah terdampak.