PEKANBARU – Polda Riau resmi memulai Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026, sebuah program pengabdian yang menjangkau wilayah pesisir, pulau-pulau terluar, dan kawasan perbatasan Indonesia di Provinsi Riau. Kegiatan yang berlangsung mulai 30 Juli hingga 17 Agustus 2026 ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui penguatan nasionalisme, pelestarian lingkungan, pelayanan kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto, mengatakan ekspedisi tersebut merupakan komitmen Polri untuk memastikan masyarakat di wilayah terdepan dan perbatasan turut merasakan kehadiran negara.
“Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026, kami ingin menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir hingga ke titik-titik terluar. Kami datang bukan sekadar hadir secara fisik, tetapi membawa manfaat nyata yang dapat langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ekspedisi akan menyasar empat kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan Malaysia, yakni Panipahan di Kabupaten Rokan Hilir, Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis, Pulau Rangsang di Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Concong di Kabupaten Indragiri Hilir.
Mengusung tema “Merajut Kebersamaan Menjaga Keberlanjutan”, kegiatan ini juga menjadi implementasi program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau. Salah satu agenda utamanya adalah penanaman ribuan bibit mangrove di kawasan pesisir sebagai langkah mencegah abrasi, menjaga ekosistem pantai, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.
Selain aksi pelestarian lingkungan, Polda Riau juga akan membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat di wilayah perbatasan. Setiap kepala keluarga ditargetkan menerima satu bendera sebagai simbol kecintaan terhadap Tanah Air sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam bidang pemberdayaan ekonomi, sebanyak 81 unit mesin ketinting akan disalurkan kepada nelayan pesisir. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi simbol peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia.
Program ini juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial, mulai dari penyaluran bantuan sosial dan bantuan kemanusiaan hingga layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan dan pengobatan bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dengan akses kesehatan terbatas.
Untuk memperkuat persatuan, ekspedisi turut diisi dengan silaturahmi dan dialog bersama tokoh masyarakat lintas suku, agama, dan budaya. Kegiatan tersebut menjadi ruang mempererat kebersamaan sekaligus memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di wilayah perbatasan.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polda Riau juga menyerahkan bantuan operasional berupa sepeda motor kepada masyarakat dan kelompok peduli api guna meningkatkan mobilitas dalam penanganan dini karhutla di kawasan yang sulit dijangkau.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Akmadi, menjelaskan rangkaian ekspedisi diawali pada Kamis (30/7/2026) dengan keberangkatan Kapolda Riau menuju Concong, Kabupaten Indragiri Hilir. Selanjutnya, pejabat utama Polda Riau bersama jajaran Polres akan diterjunkan ke seluruh titik pelaksanaan hingga menjelang puncak peringatan Hari Kemerdekaan.
“Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 melalui upacara pengibaran bendera Merah Putih secara serentak di wilayah terdepan dan terluar Provinsi Riau. Para pejabat Polda Riau akan bertindak sebagai inspektur upacara di lokasi penugasan masing-masing sebagai simbol bahwa negara hadir hingga ke batas-batas negeri,” jelasnya.
Menurut Akmadi, Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 tidak hanya menjadi rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga wujud nyata pengabdian Polri melalui pelayanan kepada masyarakat, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, serta penguatan semangat nasionalisme.
“Menjaga Indonesia bukan hanya dilakukan dari kota-kota besar, tetapi juga dengan hadir di pulau-pulau terluar, kawasan pesisir, dan wilayah perbatasan. Kami berharap ekspedisi ini memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat ikatan antara negara dan masyarakat di beranda terdepan Indonesia,” tutupnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.