Banjarbaru – Menyambut Peringatan Hari Bakti ke-79 TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin Noor menggelar kegiatan karya bakti di kawasan Monumen Pesawat Tempur MiG-17, Bundaran Landasan Ulin, Banjarbaru, Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI AU dalam menjaga kelestarian aset sejarah dirgantara dan kebersihan lingkungan.

Mengusung tema “Bakti TNI Angkatan Udara untuk Indonesia Maju”, karya bakti ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan warisan sejarah bangsa.

Fokus kegiatan meliputi pembersihan kawasan Monumen Pesawat MiG-17 yang menjadi salah satu ikon sejarah dirgantara di Kalimantan Selatan. Personel melaksanakan pencucian badan pesawat, pembersihan area monumen, pengangkatan sampah organik dan anorganik, serta pemotongan rumput liar sehingga kawasan tampak lebih bersih, asri, dan nyaman.

Semangat gotong royong semakin terasa dengan keterlibatan Persatuan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU) Cabang 41 Banjarmasin bersama anggota Saka Dirgantara. Kolaborasi lintas generasi tersebut mencerminkan kuatnya komitmen dalam menjaga lingkungan sekaligus menghormati sejarah perjuangan TNI Angkatan Udara.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan bahwa karya bakti bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, melainkan bagian dari pembinaan karakter prajurit agar memiliki disiplin, tanggung jawab, dan rasa memiliki terhadap lingkungan maupun aset sejarah bangsa.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap lingkungan sekaligus penghormatan kepada sejarah perjuangan TNI Angkatan Udara,” ujarnya.

Menurutnya, Monumen Pesawat MiG-17 bukan hanya simbol kejayaan dirgantara Indonesia, tetapi juga pengingat atas pengorbanan para pendahulu dalam mempertahankan kedaulatan udara nasional.

Ia berharap seluruh prajurit maupun masyarakat, khususnya generasi muda, semakin memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan serta menghargai nilai-nilai sejarah yang diwariskan para pejuang bangsa.

Melalui kegiatan karya bakti ini, Lanud Sjamsudin Noor kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Semangat pengabdian yang diwujudkan diharapkan semakin mempererat kemanunggalan TNI Angkatan Udara dengan masyarakat, sekaligus menginspirasi seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan merawat warisan sejarah sebagai bagian dari identitas nasional menuju Indonesia yang semakin maju.