Siak – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban kecelakaan kapal pompong yang tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, resmi ditutup pada hari ketujuh, Senin (13/7/2026).
Selama tujuh hari pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mencari korban yang masih hilang. Pencarian dilakukan melalui penyisiran di permukaan perairan menggunakan Rescue Boat (RB) 218, Rigid Inflatable Boat (RIB), perahu karet, hingga pompong milik nelayan sesuai rencana operasi yang telah disusun.
Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, TNI AL, TNI AD/Yon TP 851 BBC, Babinsa, Polairud, KSOP, PT Sucofindo, PT KIMI, APDI, tim penyelam PT KIMI, nelayan, serta masyarakat setempat yang turut memberikan dukungan dalam proses pencarian.
Hingga pencarian berakhir pada hari ketujuh, satu korban yang sebelumnya dinyatakan hilang belum berhasil ditemukan. Dari total korban dalam insiden tersebut, tiga orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya berhasil diselamatkan.
Pada pukul 18.10 WIB, seluruh unsur SAR Gabungan menggelar debriefing bersama instansi terkait dan keluarga korban untuk mengevaluasi hasil operasi.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, operasi pencarian resmi diusulkan untuk ditutup karena selama tujuh hari pelaksanaan tidak terdapat perkembangan yang mengarah pada ditemukannya korban terakhir. Selanjutnya, penanganan akan memasuki tahap pemantauan apabila terdapat informasi baru dari masyarakat.
Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi masing-masing. Tim SAR Gabungan juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kerja sama, dan sinergi seluruh pihak yang telah berupaya maksimal selama operasi berlangsung.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan penghargaan kepada seluruh unsur SAR Gabungan atas komitmen dan kerja keras mereka sejak hari pertama pencarian hingga operasi resmi ditutup.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.