DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan literasi, numerasi, dan kreativitas tenaga pendidik. Komitmen tersebut mengemuka dalam Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra Kabupaten Donggala 2026 di Aula Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Dari Guru untuk Semesta” itu dihadiri Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Bulan Bahasa dan Sastra bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat peran bahasa dalam membangun karakter, komunikasi, dan persatuan.
Menurut Taufik, guru memiliki peran penting yang tidak hanya terbatas pada kegiatan belajar mengajar di kelas, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai karakter, mengembangkan kreativitas, serta melahirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Dari Guru untuk Semesta” juga tercermin dalam peluncuran buku antologi puisi Nostalgia Ruang Kelas: Dulu, Kini, dan Nanti. Buku tersebut menjadi wadah bagi para guru di Donggala untuk menuangkan pengalaman, pengabdian, dan dinamika dunia pendidikan ke dalam karya sastra.
Taufik berharap karya tersebut dapat mendorong guru dan siswa semakin aktif membaca dan menulis sekaligus mengembangkan potensi lokal melalui kegiatan literasi. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan MGMP Awards 2026 sebagai bentuk penghargaan terhadap dedikasi, kreativitas, dan kontribusi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Selain pengembangan literasi, Pemkab Donggala mendorong percepatan peningkatan mutu pendidikan melalui program akselerasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP. Taufik meminta program tersebut dilaksanakan secara konsisten dan terukur, dengan memanfaatkan hasil evaluasi untuk memperbaiki proses pembelajaran, terutama dalam aspek literasi dan numerasi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh capaian nilai akademik, tetapi juga oleh kemampuan memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang berkualitas.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, mengatakan peringatan Bulan Bahasa dan Sastra menjadi ruang untuk menampilkan potensi sekaligus mengapresiasi karya para guru. Menurutnya, kreativitas pendidik perlu terus dikembangkan dan diberikan ruang agar dapat menjadi inspirasi bagi tenaga pendidik lainnya.
Ansyar menambahkan, percepatan peningkatan mutu pendidikan membutuhkan keterlibatan kepala sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diperlukan agar program peningkatan kualitas pembelajaran berjalan terarah dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP Wilayah II Pantai Barat 1 Kabupaten Donggala, Henilda, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mencakup tiga agenda utama, yakni peluncuran antologi puisi Nostalgia Ruang Kelas: Dulu, Kini, dan Nanti, peluncuran program akselerasi melalui aksi kolaborasi literasi dan numerasi, serta MGMP Awards 2026.
Ia berharap tema “Dari Guru untuk Semesta” menjadi penyemangat bagi para pendidik untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi masa depan generasi muda.
Pemkab Donggala menegaskan bahwa penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan kreativitas pendidik menjadi bagian dari upaya mewujudkan Donggala yang sejahtera, maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Mohammad Yasin Lataka, perwakilan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sulawesi Tengah, serta perwakilan perangkat daerah terkait.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.