Jakarta – TNI terus memperkuat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kedua, Minggu (16/8/2026), sebanyak 1.201 personel TNI telah dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak.

Dukungan penanganan bencana diperkuat melalui pengerahan alutsista dan sarana transportasi udara maupun laut. TNI AU mengoperasikan 1 pesawat Airbus A400M dan 1 Hercules dengan total muatan 33.795 kilogram menuju Labuan Bajo dan Maumere.

Sementara itu, TNI AL mengerahkan KRI dr. Soeharso-990, KRI Bung Hatta-370, KRI Hiu-634, serta helikopter Bell 412EP dan pesawat NC-212 Cassa. TNI AD turut menurunkan dua helikopter Bell 412EP untuk mendukung mobilitas dan penanganan di wilayah terdampak.

Di lapangan, TNI AD telah mendirikan 21 tenda, sedangkan TNI AL menyiapkan satu rumah sakit lapangan dan satu rumah sakit lapangan mobile guna mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Secara keseluruhan, hingga hari kedua, bantuan TNI yang telah dikirim mencapai 60.885 kilogram melalui lima sortie penerbangan yang terdiri dari satu Boeing, satu Airbus A400M, dan tiga Hercules.

Pengiriman bantuan akan kembali diperkuat pada Senin (17/8/2026) melalui tiga penerbangan Hercules yang membawa rumah sakit lapangan, sembako, makanan kaleng, serta tambahan personel.

Pengerahan personel, alutsista, dan bantuan tersebut menjadi bagian dari respons cepat TNI untuk membantu masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses penanganan dan pemulihan pascabencana di NTT.

(Puspen TNI)