Palu – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pembenahan kinerja keuangan, terutama perangkat daerah yang realisasi pendapatan maupun belanjanya masih rendah.

Pesan itu disampaikan Hadianto saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Pemkot Palu di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Selasa (15/9/2026). Rapat tersebut mengevaluasi capaian keuangan setiap OPD, termasuk kemampuan mengejar target pendapatan dan merealisasikan belanja sesuai program yang telah ditetapkan.

Hadianto menegaskan, capaian anggaran tidak cukup hanya dilihat sebagai angka administratif. Para kepala OPD diminta memahami kondisi fiskal daerah dan segera menentukan langkah untuk mengejar target yang masih tertinggal. OPD dengan kinerja yang masih rendah diminta tidak menunda perbaikan.

“Performa keuangan daerah itu dibagi dua, yaitu pendapatan dan belanja. Kita ingin OPD yang performanya masih merah dapat segera bergerak dan memperbaiki capaiannya,” ujar Hadianto.

Selain persoalan anggaran, Hadianto menyoroti struktur pertumbuhan ekonomi Kota Palu. Meski pertumbuhan ekonomi daerah disebut telah melampaui rata-rata nasional, ia menilai kondisi tersebut belum cukup karena aktivitas ekonomi masih banyak ditopang belanja pemerintah.

Karena itu, ia meminta OPD melihat hubungan antara pengelolaan anggaran, program pembangunan, pelayanan publik, dan penguatan sektor produktif. Pemerintah daerah, kata dia, perlu mendorong agar aktivitas ekonomi masyarakat semakin berperan sehingga pertumbuhan Palu tidak terlalu bergantung pada belanja pemerintah.

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo, para kepala OPD, camat se-Kota Palu, serta unsur terkait lainnya.

Hadianto berharap setiap OPD segera melakukan evaluasi internal dan menyusun langkah percepatan. Perbaikan kinerja anggaran dinilai penting agar pembangunan berjalan lebih efektif, pelayanan publik meningkat, dan fondasi ekonomi Kota Palu semakin kuat.