BATAM – Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengajak aliansi dan komunitas pengemudi transportasi online di Kota Batam mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan kebijakan aplikator, termasuk tuntutan penyesuaian tarif.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan makan siang bersama perwakilan komunitas driver online di Sentosa Seafood, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Selasa (3/11/2026).

Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB itu turut dihadiri Dirintelkam Polda Kepri Kombes Pol Ferikson Tampubolon, Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus, sejumlah pejabat utama Polresta Barelang, serta sekitar 40 pengurus dan anggota komunitas driver online.

Hadir pula Ketua Aliansi Driver Online Batam (ADOB) Djafri Rajab, Ketua KOMANDO Feriyandi Tarigan, Ketua SMB Imbron Maulana, dan perwakilan aplikator Diantar, Dodiek Wardoyo.

Anggoro mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan ADOB sekaligus menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan komunitas pengemudi transportasi online.

Ia menyatakan Polresta Barelang terbuka menerima aspirasi dan siap memfasilitasi koordinasi dengan instansi terkait agar persoalan yang dihadapi para pengemudi dapat dibahas sesuai kewenangan masing-masing.

Menurutnya, penyampaian aspirasi melalui unjuk rasa sebaiknya menjadi langkah terakhir setelah upaya dialog, audiensi, dan mediasi ditempuh. Komunikasi yang baik dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ketua ADOB Djafri Rajab mengapresiasi kesempatan yang diberikan Kapolresta Barelang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi pengemudi online.

Ia menjelaskan, komunitas driver online masih menunggu hasil pertemuan antara Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau dan pihak aplikator. Pertemuan tersebut diharapkan membahas tuntutan penyesuaian tarif transportasi online agar sesuai dengan SK Gubernur Kepri Nomor 1080 dan 1113 Tahun 2024.

Selain persoalan tarif, terdapat sejumlah aspirasi lain yang juga diharapkan mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait.

Senada, Ketua KOMANDO Feriyandi Tarigan menyampaikan bahwa komunitas driver online tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Batam. Namun, ia menilai kebijakan serta sistem yang diterapkan aplikator masih menyisakan persoalan karena dianggap belum sesuai dengan ketentuan pemerintah dan merugikan pengemudi.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polresta Barelang Kompol Dr. Yudiarta Rustam mengajak seluruh komunitas driver online mengutamakan pendekatan persuasif dan dialogis dalam menyelesaikan persoalan. Aspirasi yang disampaikan, katanya, akan dikoordinasikan dengan instansi terkait sesuai kewenangannya.

Yudiarta juga mengapresiasi inisiatif komunitas driver online yang ingin meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris untuk menunjang pelayanan kepada penumpang, khususnya wisatawan dan warga negara asing di Batam.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman untuk mengutamakan komunikasi dan audiensi bersama pihak aplikator maupun instansi pemerintah dalam membahas persoalan transportasi online.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.50 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Kapolresta Barelang turut mengingatkan seluruh komunitas agar menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menciptakan suasana Batam yang aman dan tertib.

Polresta Barelang juga mengimbau masyarakat, termasuk pengemudi transportasi online, memanfaatkan layanan Polisi 110 untuk meminta bantuan, menyampaikan pengaduan, maupun melaporkan potensi gangguan kamtibmas.