Batam – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, meninjau empat proyek strategis Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemerintah Kota Batam, Kamis (16/10/2025).

Peninjauan dimulai dari proyek Revitalisasi/Rehabilitasi Gedung Shelter di Sekupang, dilanjutkan ke pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SD di Kecamatan Sagulung.
Selanjutnya, rombongan meninjau pekerjaan penguatan Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, serta pembangunan USB SMP di Kecamatan Nongsa.

Turut mendampingi kegiatan tersebut Inspektur Kota Batam Hendriana Gustini, perwakilan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), konsultan pengawas, serta penyedia jasa atau pelaksana proyek.

Dalam kesempatan itu, Firmansyah menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi kinerja proyek, identifikasi risiko dan area perbaikan, serta untuk memastikan kesesuaian hasil pekerjaan dengan tujuan pembangunan daerah.

“Setelah peninjauan, kita bisa mengetahui target, kualitas, dan hasil pekerjaan di lapangan. Jika ada kekurangan atau ketidaksesuaian, kita minta segera diperbaiki agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujar Firmansyah.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam berkomitmen agar seluruh proyek pembangunan dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran, sehingga hasilnya dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Tadi masih ada beberapa kekurangan yang perlu segera diperbaiki. Intinya, kami ingin seluruh pekerjaan sesuai perencanaan—baik dari sisi waktu pengerjaan maupun kualitas hasilnya,” tutupnya.