Banjarbaru – Lanud Sjamsudin Noor terus meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Salah satunya dilakukan melalui pelatihan pengoperasian kendaraan khusus pemadam kebakaran yang diikuti personel Lanud Sjamsudin Noor bersama Satuan Radar (Satrad) 206 Banjarbaru.

Pelatihan berlangsung di Jalan Sempati, Tegal Arum, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan petugas Pemadam Kebakaran Bandara Syamsudin Noor dan personel Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Barokah Syamsudin Noor sebagai instruktur.

Dalam pelatihan, peserta dibekali pengetahuan mengenai karakteristik kendaraan pemadam, fungsi peralatan pendukung, teknik pengoperasian, serta aspek keselamatan saat melaksanakan penanganan kebakaran. Setelah menerima materi, personel langsung melakukan praktik agar memiliki kemampuan teknis yang dapat diterapkan dalam situasi darurat.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menekankan pentingnya latihan secara berkesinambungan untuk memastikan personel selalu siap menjalankan tugas.

Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat, termasuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih menjadi perhatian di wilayah Kalimantan Selatan.

Kesiapan personel harus dibangun melalui latihan yang berkelanjutan. Dengan kemampuan yang terus diasah, ketika kondisi darurat terjadi, personel sudah memahami tugas dan mampu memberikan respons secara cepat, tepat, profesional, dan aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, Lanud Sjamsudin Noor akan terus memperkuat kemampuan personel sekaligus mengoptimalkan sarana yang dimiliki untuk mendukung penanganan keadaan darurat secara maksimal.

Pelatihan tersebut juga menjadi sarana mempererat koordinasi antara Lanud Sjamsudin Noor, Satrad 206 Banjarbaru, Pemadam Kebakaran Bandara Syamsudin Noor, dan BPK Barokah Syamsudin Noor.

Sinergi antarpersonel dan unsur terkait dinilai penting untuk membangun kesamaan pemahaman serta mempercepat respons apabila terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.

Melalui latihan yang dilakukan secara rutin dan terukur, Lanud Sjamsudin Noor berkomitmen menjaga tingkat kesiapsiagaan personel agar tetap optimal, khususnya dalam mendukung tugas penanganan potensi Karhutla di Kalimantan Selatan.

(Pen Lanud Sjamsudin Noor)

Banjarbaru – Lanud Sjamsudin Noor terus meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Salah satunya dilakukan melalui pelatihan pengoperasian kendaraan khusus pemadam kebakaran yang diikuti personel Lanud Sjamsudin Noor bersama Satuan Radar (Satrad) 206 Banjarbaru.

Pelatihan berlangsung di Jalan Sempati, Tegal Arum, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan petugas Pemadam Kebakaran Bandara Syamsudin Noor dan personel Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Barokah Syamsudin Noor sebagai instruktur.

Dalam pelatihan, peserta dibekali pengetahuan mengenai karakteristik kendaraan pemadam, fungsi peralatan pendukung, teknik pengoperasian, serta aspek keselamatan saat melaksanakan penanganan kebakaran. Setelah menerima materi, personel langsung melakukan praktik agar memiliki kemampuan teknis yang dapat diterapkan dalam situasi darurat.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menekankan pentingnya latihan secara berkesinambungan untuk memastikan personel selalu siap menjalankan tugas.

Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat, termasuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih menjadi perhatian di wilayah Kalimantan Selatan.

Kesiapan personel harus dibangun melalui latihan yang berkelanjutan. Dengan kemampuan yang terus diasah, ketika kondisi darurat terjadi, personel sudah memahami tugas dan mampu memberikan respons secara cepat, tepat, profesional, dan aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, Lanud Sjamsudin Noor akan terus memperkuat kemampuan personel sekaligus mengoptimalkan sarana yang dimiliki untuk mendukung penanganan keadaan darurat secara maksimal.

Pelatihan tersebut juga menjadi sarana mempererat koordinasi antara Lanud Sjamsudin Noor, Satrad 206 Banjarbaru, Pemadam Kebakaran Bandara Syamsudin Noor, dan BPK Barokah Syamsudin Noor.

Sinergi antarpersonel dan unsur terkait dinilai penting untuk membangun kesamaan pemahaman serta mempercepat respons apabila terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.

Melalui latihan yang dilakukan secara rutin dan terukur, Lanud Sjamsudin Noor berkomitmen menjaga tingkat kesiapsiagaan personel agar tetap optimal, khususnya dalam mendukung tugas penanganan potensi Karhutla di Kalimantan Selatan.

(Pen Lanud Sjamsudin Noor)