Surakarta — Semangat gotong royong terlihat jelas dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 Kodim 0735/Surakarta. Di tengah cuaca mendung, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat dan organisasi kemasyarakatan bahu-membahu mendorong angkong berisi pasir dan tanah urug untuk mempercepat pembangunan saluran air di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Minggu (15/2/2026).
Pembangunan saluran air sepanjang 327 meter menggunakan U-ditch berukuran 80 cm x 80 cm tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD. Meski menggunakan peralatan sederhana, para prajurit TNI dan warga tetap bekerja dengan penuh semangat demi memastikan pekerjaan selesai tepat waktu.
Angkong sederhana yang digunakan dalam proses pengerjaan menjadi simbol nyata kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Mereka bergantian mengangkut material, menyusuri jalan yang belum rata, serta saling membantu demi kelancaran pekerjaan di lapangan.
Danramil 03 Serengan, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., mengatakan bahwa penggunaan alat sederhana justru mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam kegiatan TMMD.
“Tidak ada pekerjaan yang ringan tanpa kebersamaan. Dengan alat seadanya, kami bersama masyarakat tetap optimis menyelesaikan seluruh sasaran tepat waktu,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mempererat kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat. Suasana akrab terlihat dari interaksi antara prajurit dan warga, mulai dari saling membantu mengangkat material hingga obrolan ringan di sela kegiatan.
Melalui program TMMD, TNI terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
(Agus Kemplu)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.