Tolitoli — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli melalui subseksi kegiatan kerja secara intensif mempersiapkan berbagai produk kerajinan tangan hasil karya Warga Binaan untuk diikutsertakan dalam Bazar Produk Hasil Karya Warga Binaan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62. Persiapan tersebut dilaksanakan pada Rabu (1/4/2026) dengan fokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas produk.
Bazar Produk Hasil Karya Warga Binaan dijadwalkan berlangsung secara serentak pada Jumat (10/4/2026) di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di masing-masing daerah, dengan melibatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis, termasuk Lapas Tolitoli. Adapun produk yang dipersiapkan antara lain tempat tisu sebanyak tiga buah, gantungan kunci sebanyak 10 buah, dan pipa rokok sebanyak 10 buah, yang seluruhnya merupakan hasil kreativitas Warga Binaan.
Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pembinaan kemandirian Warga Binaan. “Kami ingin menunjukkan bahwa Warga Binaan memiliki potensi dan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Ini juga menjadi sarana untuk memperluas pemasaran hasil karya mereka kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Feldianto, menegaskan pihaknya terus melakukan pendampingan secara intensif dalam proses produksi. “Kami memastikan setiap produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan layak untuk dipamerkan. Ini juga menjadi pembinaan berkelanjutan agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang siap digunakan setelah bebas,” ungkapnya.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Frengki, menambahkan bahwa persiapan dilakukan secara matang, mulai dari desain, pemilihan bahan, hingga proses finishing. “Kami berupaya menampilkan produk terbaik dari Warga Binaan. Setiap item yang dikirim merupakan hasil seleksi dan telah melalui proses pengerjaan optimal,” jelasnya.
Selama proses persiapan berlangsung, kegiatan berjalan aman dan lancar berkat sinergi dan kerja sama yang baik antara petugas dan Warga Binaan dalam menghasilkan produk berkualitas.
Staf kegiatan kerja, Fajar, juga menyampaikan apresiasi atas semangat yang ditunjukkan Warga Binaan. “Kami sangat bangga dengan hasil karya mereka. Proses pembuatannya dilakukan dengan penuh ketekunan dan kreativitas. Harapannya, produk ini diminati masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan bazar ini, diharapkan hasil karya Warga Binaan Lapas Tolitoli semakin dikenal luas serta memberikan dampak positif, baik dalam aspek pembinaan maupun peningkatan kepercayaan diri mereka dalam berkarya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.