Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyiapkan pelaksanaan program “Gubernur Menyapa” yang dirangkaikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi siswa secara serentak di 12 kabupaten/kota.
Wakil Gubernur Sulteng, Reny A. Lamadjido, mengatakan persiapan kegiatan harus dilakukan secara matang, baik dari sisi pendidikan maupun kesehatan, mengingat pelaksanaannya dilakukan serentak dan melibatkan banyak pihak.
“Pelaksanaan ini harus benar-benar siap di semua daerah, baik dari sekolah maupun puskesmas yang ditunjuk,” ujar Reny di Palu, Kamis.
Program tersebut dijadwalkan berlangsung secara daring usai upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulteng pada 13 April 2026. Kegiatan akan dilaksanakan di sejumlah sekolah yang tersebar di berbagai daerah, antara lain Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Tolitoli, Buol, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Morowali Utara, Morowali, Poso, dan Tojo Una-Una.
Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai sebelum pukul 12.00 WITA. Untuk itu, tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan diminta sudah berada di lokasi masing-masing sebelum kegiatan dimulai.
Dalam pelaksanaan CKG, setiap puskesmas diminta aktif melaporkan capaian pelayanan kesehatan sejak Januari hingga hari pelaksanaan. Selain itu, seluruh data pelayanan wajib diinput secara lengkap ke dalam aplikasi sebagai bentuk akuntabilitas dan bahan evaluasi.
Program ini merupakan bagian dari “Gebyar Berani Cek Kesehatan Gratis Terpadu” yang bertujuan mendorong deteksi dini penyakit serta mendukung kebijakan nasional di bidang kesehatan yang diinisiasi pemerintah pusat.
Meski masih terdapat kendala seperti keterbatasan reagen, Reny menegaskan layanan kesehatan harus tetap berjalan sesuai kemampuan yang ada di daerah.
“Yang bisa dilakukan di puskesmas segera dilakukan, sambil kita terus dorong percepatan distribusi dari pusat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya antara Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, guna memastikan keberhasilan program tersebut.
Melalui program ini, Pemprov Sulteng berharap layanan kesehatan dapat menjangkau lebih luas, khususnya bagi generasi muda, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.