Tolitoli – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang digagas oleh Kodim 1305/BT di wilayah pesisir pantai Desa Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, terus menunjukkan progres positif. Pada Kamis (16/4/2026), pengerjaan difokuskan pada tahap penggalian lubang pondasi.

Kegiatan ini dilaksanakan secara gotong royong bersama masyarakat setempat. Tahap penggalian pondasi menjadi bagian krusial dalam pembangunan, karena berfungsi sebagai struktur dasar yang menentukan kekuatan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang.

Dengan semangat kebersamaan, personel Kodim 1305/BT bersama warga bahu-membahu melakukan penggalian di lokasi yang berada di kawasan pesisir. Meski menghadapi tantangan berupa kondisi medan dengan kontur tanah khas pantai, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para prajurit dan masyarakat.

Proses pengerjaan dilakukan secara teliti agar pondasi yang dibangun mampu menopang konstruksi jembatan secara kokoh dan aman.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud kepedulian TNI AD melalui Kodim 1305/BT dalam mendukung kebutuhan infrastruktur masyarakat, khususnya untuk membuka akses transportasi yang lebih baik bagi warga Desa Nalu.

Jembatan ini diharapkan menjadi sarana penghubung vital yang dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta menunjang aktivitas ekonomi dan sosial warga setempat.

Tingginya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan mencerminkan antusiasme sekaligus rasa memiliki terhadap proyek tersebut. Warga menyadari bahwa keberadaan jembatan akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan sehari-hari.

Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tidak hanya membangun infrastruktur, kegiatan ini juga mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Dengan progres yang terus berjalan, pembangunan jembatan diharapkan dapat selesai sesuai rencana dan segera dimanfaatkan oleh warga Desa Nalu sebagai akses vital yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.