Medan | Titahnews.com – Pemadaman listrik atau blackout yang masih melanda sejumlah wilayah Sumatera Bagian Utara (SUMBAGUT) memasuki hari kedua. Menyikapi situasi tersebut, Polda Sumatera Utara meningkatkan langkah pengamanan guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
Kesiapsiagaan itu terlihat saat Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan melakukan pengecekan Apel Besar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polrestabes Medan di Lapangan Merdeka, Sabtu malam (23/05/2026) sekitar pukul 21.45 WIB.
Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan mengatakan sejak awal terjadinya blackout, jajaran kepolisian di seluruh wilayah Sumut langsung bergerak melakukan mitigasi dan pengamanan.
“Kami jajaran Kepolisian Sumatera Utara yang tergelar di 29 Polres pada 33 kabupaten/kota sejak kejadian langsung melakukan deteksi dini, patroli dan kegiatan rutin yang ditingkatkan,” ujar Sonny kepada awak media.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan pengamanan di Kota Medan diperkuat dengan pengerahan ratusan personel gabungan.
“Malam ini kami mengerahkan sedikitnya 365 personel di luar personel yang sebelumnya sudah melaksanakan patroli di wilayah Polsek,” katanya.
Selain personel, Polrestabes Medan juga menurunkan 78 unit mobil patroli dan 58 kendaraan roda dua untuk mendukung mobilitas petugas selama pengamanan berlangsung.
Pengamanan difokuskan pada sejumlah persimpangan jalan yang masih mengalami pemadaman listrik, patroli di kawasan rawan kriminalitas, serta pengamanan di SPBU guna memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman di tengah kondisi blackout.
Polda Sumut menegaskan patroli dan kegiatan preventif akan terus ditingkatkan selama proses pemulihan pasokan listrik masih berlangsung di sejumlah wilayah SUMBAGUT.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.