POSO – Bupati Poso, Verna G.M. Inkiriwang, secara resmi membuka Festival Bunga Desa Tahun 2026 di Desa Tiwa’a, Kecamatan Poso Pesisir, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Ayo Berwisata ke Desa” ini menjadi wadah untuk mendekatkan pelayanan publik sekaligus mempromosikan potensi desa kepada masyarakat.
Festival yang berlangsung selama dua hari, 9–10 Juni 2026, menghadirkan berbagai layanan pemerintahan, pameran potensi lokal, pertunjukan seni budaya, permainan rakyat, hingga penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat. Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Poso Soeharto Kandar, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, perbankan, BUMN, BUMD, serta para camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Verna menegaskan bahwa Festival Bunga Desa merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Poso untuk menghadirkan pelayanan dan pembangunan secara langsung kepada masyarakat desa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mendengar aspirasi warga sekaligus memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Festival Bunga Desa merupakan pengembangan dari program Bupati Ngantor di Desa yang selama ini telah dilaksanakan di berbagai wilayah Kabupaten Poso. Melalui konsep yang lebih terpadu, pemerintah menghadirkan pelayanan dasar, promosi produk unggulan desa, kegiatan sosial, serta berbagai layanan dari instansi mitra dalam satu lokasi yang mudah diakses masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Poso juga meluncurkan Program Mesale Banua Tahun 2026, sebuah inovasi gotong royong untuk membantu masyarakat kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2. Program ini diawali dengan renovasi rumah tidak layak huni melalui kolaborasi pemerintah, sektor swasta, perbankan, hingga partisipasi masyarakat. Selain itu, Bupati Poso juga melepas 301 petugas Sensus Ekonomi 2026 yang akan melakukan pendataan di seluruh desa dan kelurahan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 guna mendukung perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
Melalui Festival Bunga Desa 2026, Pemerintah Kabupaten Poso berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkenalkan potensi desa, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah dan budaya Kabupaten Poso.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.