Medan | Titahnews.com – Polda Sumatera Utara terus mengintensifkan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui pemasangan spanduk imbauan di sejumlah titik strategis. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 guna meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara.
Spanduk edukasi tersebut memuat sembilan pesan penting keselamatan berlalu lintas yang ditujukan kepada seluruh pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat.
Adapun sembilan imbauan tersebut meliputi kewajiban menggunakan helm berstandar SNI, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, tidak menerobos lampu lalu lintas, serta tidak melawan arus.
Selain itu, masyarakat diingatkan agar tidak mengendarai sepeda motor lebih dari dua orang, menggunakan knalpot standar, tidak memberikan kendaraan kepada anak di bawah umur, tidak berkendara di bawah pengaruh alkohol, serta senantiasa mematuhi rambu-rambu dan marka jalan.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan pemasangan spanduk tersebut merupakan bagian dari upaya preemtif kepolisian untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Melalui pemasangan spanduk edukasi ini, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya berawal dari kedisiplinan masing-masing pengguna jalan. Sembilan imbauan tersebut merupakan hal mendasar yang harus dipatuhi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Ferry, Sabtu (7/11/2026).
Menurutnya, Operasi Patuh Toba 2026 tidak hanya mengedepankan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi juga memperkuat edukasi dan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami pentingnya mematuhi peraturan.
Ia menegaskan, penindakan tetap dilakukan terhadap pengendara yang melanggar aturan, baik melalui teguran maupun tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, upaya membangun kesadaran masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi juga menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan operasi tersebut.
“Kami berharap pesan-pesan keselamatan yang terpasang pada spanduk tersebut tidak hanya dibaca, tetapi benar-benar dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai kelalaian sekecil apa pun di jalan raya berakibat fatal bagi keselamatan,” katanya.
Polda Sumut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung Operasi Patuh Toba 2026 dengan menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya, bukan hanya ketika ada petugas kepolisian, tetapi dalam setiap aktivitas berkendara.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari patuhi aturan lalu lintas, saling menghargai sesama pengguna jalan, dan jadikan keselamatan sebagai prioritas utama,” pungkas Ferry.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.