TOLITOLI — Kodim 1305/BT menggelar Apel Gelar Kesiapan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tolitoli, Rabu (29/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor.

Apel yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodim 1305/BT, Jalan Magamu, Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan, dipimpin langsung Dandim 1305/BT Letkol Inf. Aryanto Rolando, S.I.P.

Kegiatan dihadiri unsur TNI, TNI AL, Polri, pemerintah daerah, BPBD dan Damkar Kabupaten Tolitoli. Hadir di antaranya Kasdim 1305/BT Mayor Inf. Roi Kala Lembang, Pasi Intel Kodim 1305/BT Kapten Inf. Eko Wahyudi, PgS. Pasops Lanal Tolitoli Lettu Laut (P) M. Ibnu Mas’ud Asshidiq, Danunit Intel Kodim 1305/BT Peltu Askar, Bripka Tomy mewakili Polres Tolitoli, Muh. Padli dari BPBD dan Muh. Ali mewakili Damkar Kabupaten Tolitoli.

Dalam apel tersebut, kesiapan personel dan sarana prasarana menjadi perhatian utama. Seluruh unsur diminta memastikan peralatan pemadam dan perlengkapan pendukung dalam kondisi siap digunakan apabila terjadi kebakaran.

Selain kesiapan penanganan, langkah pencegahan dan deteksi dini juga menjadi bagian penting. Patroli terpadu di wilayah rawan, pemantauan titik api serta penyampaian edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama untuk mencegah pembukaan lahan dengan cara membakar.

Dandim 1305/BT Letkol Inf. Aryanto Rolando menekankan pentingnya koordinasi cepat apabila ditemukan titik api. Informasi harus segera diteruskan kepada unsur terkait agar penanganan dapat dilakukan sejak dini sebelum api meluas.

Penanganan Karhutla, lanjutnya, membutuhkan keterlibatan seluruh komponen, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Damkar dan masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan agar setiap langkah penanganan dapat dilakukan secara terpadu dan efektif.

Upaya pencegahan juga diiringi dengan penegakan aturan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran atau menyebabkan terjadinya kebakaran, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Apel yang selesai sekitar pukul 09.30 WITA tersebut berlangsung tertib, aman dan lancar. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Kodim 1305/BT bersama seluruh stakeholder untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat patroli dan deteksi dini, serta menekan risiko Karhutla di Kabupaten Tolitoli.

Dandim 1305/BT Pimpin Apel Kesiapan, Perkuat Sinergi Antisipasi Karhutla di Tolitoli

TOLITOLI — Kodim 1305/BT menggelar Apel Gelar Kesiapan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tolitoli, Rabu (29/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor.

Apel yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodim 1305/BT, Jalan Magamu, Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan, dipimpin langsung Dandim 1305/BT Letkol Inf. Aryanto Rolando, S.I.P.

Kegiatan dihadiri unsur TNI, TNI AL, Polri, pemerintah daerah, BPBD dan Damkar Kabupaten Tolitoli. Hadir di antaranya Kasdim 1305/BT Mayor Inf. Roi Kala Lembang, Pasi Intel Kodim 1305/BT Kapten Inf. Eko Wahyudi, PgS. Pasops Lanal Tolitoli Lettu Laut (P) M. Ibnu Mas’ud Asshidiq, Danunit Intel Kodim 1305/BT Peltu Askar, Bripka Tomy mewakili Polres Tolitoli, Muh. Padli dari BPBD dan Muh. Ali mewakili Damkar Kabupaten Tolitoli.

Dalam apel tersebut, kesiapan personel dan sarana prasarana menjadi perhatian utama. Seluruh unsur diminta memastikan peralatan pemadam dan perlengkapan pendukung dalam kondisi siap digunakan apabila terjadi kebakaran.

Selain kesiapan penanganan, langkah pencegahan dan deteksi dini juga menjadi bagian penting. Patroli terpadu di wilayah rawan, pemantauan titik api serta penyampaian edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama untuk mencegah pembukaan lahan dengan cara membakar.

Dandim 1305/BT Letkol Inf. Aryanto Rolando menekankan pentingnya koordinasi cepat apabila ditemukan titik api. Informasi harus segera diteruskan kepada unsur terkait agar penanganan dapat dilakukan sejak dini sebelum api meluas.

Penanganan Karhutla, lanjutnya, membutuhkan keterlibatan seluruh komponen, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Damkar dan masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan agar setiap langkah penanganan dapat dilakukan secara terpadu dan efektif.

Upaya pencegahan juga diiringi dengan penegakan aturan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran atau menyebabkan terjadinya kebakaran, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Apel yang selesai sekitar pukul 09.30 WITA tersebut berlangsung tertib, aman dan lancar. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Kodim 1305/BT bersama seluruh stakeholder untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat patroli dan deteksi dini, serta menekan risiko Karhutla di Kabupaten Tolitoli.