Medan | Titahnews.com –
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak organisasi Al-Washliyah memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, intoleransi, dan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat Kapolda Sumut bersilaturahmi dengan Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al-Washliyah Sumatera Utara, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos., S.H., M.S.P., M.H., CIRBC., CWC, serta Ketua Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GPA) Sumut, Nurul Yakin Sitorus, di Kantor PW Al-Washliyah Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Senin (26/10/2026).
Kunjungan yang berlangsung pukul 14.15 hingga 15.15 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Sumut memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan organisasi keagamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolda Sumut hadir bersama Wakapolda, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirlantas, Kabid Humas, dan Kabid Propam Polda Sumut. Rombongan disambut langsung oleh Dedi Iskandar Batubara bersama jajaran pengurus, Dewan Fatwa, serta perwakilan organisasi di lingkungan Al-Washliyah.
Dalam pertemuan tersebut, Dedi Iskandar Batubara menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Sumut. Ia berharap silaturahmi itu semakin mempererat hubungan kelembagaan dan meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan serta kerukunan masyarakat.
Menurutnya, Al-Washliyah yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan memiliki komitmen untuk membina umat, memperkuat persatuan, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan Polda Sumut dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, membina generasi muda, memperkuat moderasi beragama, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kondusivitas daerah.
Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol. Sonny Irawan menegaskan bahwa sinergi dengan berbagai elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan program Polri.
“Sejak dilantik sebagai Kapolda Sumatera Utara pada 1 Oktober 2026, kami berkomitmen melaksanakan program Kapolri, yaitu Polisi Bersama Masyarakat, melalui pendekatan humanis serta memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan,” ujarnya.
Kapolda berharap Al-Washliyah terus menjadi mitra strategis Polri, khususnya melalui kegiatan dakwah, pendidikan, dan pembinaan sosial untuk membangun karakter generasi muda.
Ia juga mengajak keluarga besar Al-Washliyah berperan aktif membantu kepolisian mencegah penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, intoleransi, serta berbagai persoalan sosial lainnya melalui edukasi, pembinaan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Menjaga keamanan dan kondusivitas Sumatera Utara merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara Polri, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan penyerahan plakat sebagai bentuk penghargaan sekaligus penguatan hubungan kelembagaan. Pada kesempatan tersebut, Ketua GPA Sumut Nurul Yakin Sitorus juga memimpin penyampaian maklumat atau pernyataan sikap PW GPA Sumut.
Melalui silaturahmi ini, Polda Sumut berharap kolaborasi dengan Al-Washliyah semakin kuat dalam mencegah narkoba, menangkal intoleransi, membina generasi muda, serta menjaga persatuan dan keamanan di Sumatera Utara.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.