Dumai – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian produktif. Salah satunya dilakukan Kelompok Tani Zainudin di Jalan Arifin Ahmad RT 003, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Dumai Selatan, yang membudidayakan tanaman pepaya di lahan seluas 900 meter persegi.

Pepaya dipilih sebagai komoditas unggulan karena memiliki nilai ekonomi yang baik serta mudah dibudidayakan. Selain kaya akan vitamin dan serat yang bermanfaat bagi kesehatan, buah ini juga memiliki permintaan pasar yang stabil untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga maupun perdagangan di pasar tradisional.

Pengelolaan lahan dilakukan secara terencana dengan menerapkan teknik budidaya yang tepat, mulai dari pengolahan tanah, pemilihan bibit, pemupukan hingga perawatan tanaman. Saat ini kondisi tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan batang yang kokoh, daun yang subur, serta minim gangguan hama dan penyakit.

Perwakilan pengurus Kelompok Tani Zainudin mengatakan budidaya pepaya dipilih karena memiliki masa panen yang relatif cepat dan dapat dipanen secara bertahap dalam jangka waktu panjang. Kondisi tersebut dinilai mampu memberikan sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi anggota kelompok sekaligus memenuhi kebutuhan buah segar masyarakat.

“Kami berupaya memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi area produktif. Semakin beragam hasil pertanian yang dikembangkan, semakin besar kontribusi kami dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok,” ujarnya.

Program budidaya pepaya ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi pangan yang beragam, bergizi, dan bernilai ekonomi. Kelompok tani juga berkomitmen melakukan pemeliharaan serta pengawasan secara berkelanjutan agar hasil panen nantinya mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kelurahan Teluk Makmur dan sekitarnya.