Batam – Amsakar Achmad menghadiri pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam dan Korps HMI-Wati Cabang Batam periode 2026–2027 yang digelar di Golden Prawn 933, Bengkong, Minggu (26/4/2026).

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa HMI tidak hanya berperan sebagai organisasi kemahasiswaan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, intelektualitas, dan kepemimpinan generasi muda.

“HMI adalah kawah candradimuka untuk membentuk insan muda yang memiliki kecakapan intelektual, kemampuan analisis yang tajam, serta ketepatan dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kapasitas intelektual dengan integritas moral serta kepekaan sosial. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Amsakar juga mengingatkan bahwa pelantikan pengurus merupakan bagian dari proses kaderisasi berkelanjutan, bukan sekadar seremoni semata.

“Pelantikan ini bukan titik akhir, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Yang utama adalah memahami jati diri organisasi sebagai arah perjuangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader HMI dan KOHATI untuk menjaga nilai-nilai dasar organisasi serta memperkuat komitmen dalam berkontribusi bagi bangsa.

Ia juga menyoroti makna filosofis “mahasiswa” yang memiliki tanggung jawab besar sebagai agen perubahan.

“Predikat ‘maha’ harus dimaknai dengan kesungguhan untuk menjadi pribadi yang unggul, berpikir kritis, dan berintegritas,” katanya.

Menutup sambutannya, Amsakar berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan program yang berdampak luas.

“Jaga marwah organisasi, perkuat solidaritas, dan jadilah kader yang memberi manfaat bagi Batam dan Indonesia,” pungkasnya.