Buol – Pemerintah Kabupaten Buol terus berkomitmen memperkuat tata kelola data daerah melalui pelaksanaan Workshop Pembinaan Statistik Sektoral Kabupaten Buol Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di ruang rapat Bappeda Kabupaten Buol, Jl. Batlipu, Kelurahan Kali, Kecamatan Biau, pada Selasa (31/3/2026) pukul 08.55 WITA.
Workshop tersebut bertujuan meningkatkan kualitas data statistik sektoral yang dihasilkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Buol, sekaligus mendukung implementasi kebijakan Satu Data Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buol Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H, Ketua Tim Statistik Sosial Susilawati, SST, Ketua Tim Pembinaan Statistik Sektoral Siti Setianingsih, SST, Sekretaris Dinas Kominfo Abdullah Mangge, S.Ag., M.Si, Sekretaris Bappeda Herman Husnan, S.IP., MAP, Kepala Dinas Porapar Purnomo, S.STP, Sekretaris Disperindagkop Gafur, S.E, serta peserta dari perwakilan OPD dan insan pers.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Buol Abdullah Mangge menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data daerah, sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, dilakukan identifikasi statistik sektoral, penguatan kelembagaan antara Bappeda, BPS, Diskominfo dan OPD, serta evaluasi melalui instrumen EPSS guna meningkatkan kualitas dan integrasi data pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kompetensi pengelola data di setiap OPD, sehingga perencanaan pembangunan dapat berbasis data yang valid dan akurat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buol Moh. Yamin Rahim dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut menekankan pentingnya pengelolaan data yang terarah dan terpadu.
“Workshop ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh proses pengelolaan data, mulai dari perencanaan, pengumpulan, pengolahan hingga penyajian dan pemanfaatannya, berjalan sesuai kaidah yang berlaku,” ungkapnya.
Ia juga berharap seluruh perangkat daerah dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data sektoral, memperkuat koordinasi dengan BPS sebagai pembina statistik, serta mendukung penuh implementasi Satu Data Indonesia agar data yang dihasilkan benar-benar akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan workshop berakhir pada pukul 09.50 WITA dalam keadaan aman dan lancar.
Sebagai catatan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Buol dalam memperkuat tata kelola data sektoral di lingkungan OPD. Diharapkan melalui workshop ini terbangun sinergi yang kuat antara Bappeda, Diskominfo, BPS, serta seluruh OPD sebagai produsen data, sehingga data pembangunan daerah Kabupaten Buol semakin terintegrasi, valid, dan berkualitas.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.