BUOL, Titahnews.com – Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Buol masa bakti 2025–2029 resmi dilantik di Aula Pobokidan Lantai II Kantor Bupati Buol, Senin (26/10/2026) malam. Pelantikan ini menjadi langkah awal penguatan olahraga masyarakat untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran warga.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Pengurus KORMI Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 63/SK/KORMI-SULTENG/XI/2025 tertanggal 18 November 2025. Ketua KORMI Kabupaten Buol, Drs. Moh. Kasim, M.M., bersama jajaran pengurus diharapkan mampu mengembangkan berbagai kegiatan olahraga yang mudah diakses dan diminati masyarakat.

Dalam sambutannya, Moh. Kasim menegaskan bahwa KORMI berkomitmen memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat melalui prinsip 5M, yakni murah, mudah, menarik, massal, dan bermanfaat. Program awal yang akan dijalankan meliputi pendataan serta legalisasi komunitas olahraga, seperti lari, bersepeda, senam, Zumba, dan Jantung Sehat, agar terorganisasi melalui Induk Organisasi Olahraga (Inorga).

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Menurutnya, KORMI berfokus pada pengembangan olahraga masyarakat, sedangkan KONI berorientasi pada pembinaan olahraga prestasi.

Ketua KORMI Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. H. Syaifullah Djafar, M.Si., M.Kom., menyampaikan bahwa keberhasilan KORMI tidak semata-mata diukur dari perolehan medali, tetapi juga dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berolahraga. Ia menyebutkan, saat ini terdapat 113 Inorga di tingkat nasional dan 80 Inorga di Sulawesi Tengah, dengan rencana penambahan menjadi 82 Inorga. Pengurus KORMI Buol juga didorong mempersiapkan diri menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2027 yang akan diselenggarakan di Sulawesi Tengah.

Sementara itu, Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik sekaligus permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Buol karena menjalankan tugas di luar daerah. Ia berharap KORMI menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa.

Wakil Bupati juga mendorong pengurus KORMI memanfaatkan kegiatan Car Free Day (CFD) setiap hari Ahad sebagai sarana meningkatkan minat masyarakat berolahraga sekaligus menggerakkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah Kabupaten Buol, lanjutnya, berkomitmen memfasilitasi kegiatan KORMI sesuai kemampuan daerah.

Kegiatan pelantikan turut dihadiri Ketua KORMI Provinsi Sulawesi Tengah, Kapolres Buol AKBP Irwan, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., perwakilan Danposal Buol, sejumlah pejabat Pemkab Buol, perwakilan KONI, jajaran pengurus KORMI provinsi dan kabupaten, serta tamu undangan sekitar 100 orang. Acara berlangsung dengan rangkaian pembacaan surat keputusan, pengukuhan pengurus, penandatanganan berita acara, penyerahan pataka KORMI, sambutan, serta penampilan pencak silat Yangga.