DUMAI – Polres Dumai menjadi lokasi pelaksanaan penelitian yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri dengan mengusung tema “Manajemen Disaster Kepolisian dalam Penguatan Pelayanan Kepolisian.” Kegiatan yang berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres Dumai, Selasa (30/6/2026), ini bertujuan memperkuat kapasitas Polri dalam menghadapi berbagai potensi bencana sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penelitian dipimpin oleh Kabagjianminpol Bid PPITK STIK Lemdiklat Polri sekaligus Ketua Tim Peneliti, Kombes Pol Surawan, S.I.K., bersama para dosen dan tim peneliti dari STIK Lemdiklat Polri. Kegiatan turut dihadiri Asisten I Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan Kota Dumai Drs. H. Muhammad Yunus, S.H., Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H., Wakapolres Dumai Kompol Rahmat Syah, S.Kom., S.I.K., M.I.K., perwakilan Polres Rokan Hilir dan Polres Bengkalis, pejabat utama Polres Dumai, personel kepolisian, unsur BPBD, pemerintah daerah, akademisi, relawan kebencanaan, hingga masyarakat yang pernah terdampak bencana.

Dalam sambutannya, Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Polres Dumai sebagai salah satu lokasi penelitian. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

Ia menilai tema penelitian sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi Polri saat ini, mengingat Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Karena itu, Polri dituntut terus meningkatkan kemampuan manajemen kebencanaan, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

“Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang harus hadir secara cepat, tepat, adaptif, dan humanis ketika masyarakat menghadapi situasi darurat maupun bencana,” ujar AKBP Angga.

Kapolres juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat manajemen kebencanaan. Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, BPBD, TNI, akademisi, relawan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam membangun ketangguhan daerah sekaligus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti STIK Lemdiklat Polri Kombes Pol Surawan menyampaikan apresiasi kepada Polres Dumai beserta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam penelitian tersebut. Ia menjelaskan, penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesiapan Polri dalam menghadapi bencana sekaligus menyusun rekomendasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan profesionalisme organisasi.

“Kami berharap seluruh responden dapat memberikan informasi secara terbuka, objektif, dan komprehensif sehingga hasil penelitian benar-benar menggambarkan kondisi nyata dan menghasilkan rekomendasi yang aplikatif bagi kemajuan Polri di masa mendatang,” ungkap Surawan.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, doa, sambutan, arahan tim peneliti, penyerahan cendera mata, sesi foto bersama, hingga diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Melalui penelitian ini diharapkan lahir berbagai masukan konstruktif guna memperkuat manajemen kebencanaan kepolisian sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.